Ini Target Kerjasama RI dengan Timteng

Jakarta, Obsessionnews - Presiden Joko Widodo beserta rombongan bertolak ke Timur Tengah untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke tiga negara, yaitu Arab Saudi, Persatuan Emirat Arab (PEA), dan Qatar. Presiden yang turut didampingi sejumlah menteri Kabinet Kerja lepas landas dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jaktim. Kunjungan kenegaraan ini bertujuan mempererat hubungan bilateral Indonesia dengan negara-negara Timur Tengah, terutama di bidang kerjasama ekonomi, ketahanan energi, perlindungan WNI, dan kerjasama di bidang industri strategis. "Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral dengan negara di Timur Tengah," ujar Jokowi dalam jumpa persnya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jaktim, Jumat (11/9/2015). Arab Saudi merupakan mitra dagang terbesar RI di kawasan Timur Tengah. PEA merupakan tujuan utama ekspor Indonesia ke Timur Tengah. Sedangkan Qatar merupakan penyumbang investasi terbesar, termasuk investasi portofolio, dari Negara Timur Tengah ke Indonesia secara kumulatif. "Sebagai mitra penting perdagangan dan investasi kunjungan diharapkan bisa membuka akses pasar bagi produk Indonesia ke Timur Tengah dan mendatangkan investasi, mendatangkan investor di bidang infrastruktur, ekonomi dan arus uang untuk investasi portofolio ke Indonesia," katanya. Sebagai mitra kerjasama ekonomi yang penting di kawasan, kunjungan ini diharapan dapat membuka akses yang lebih besar bagi produk Indonesia di pasar Timur Tengah, termasuk untuk produk halal. Kunjungan ini juga dimaksudkan untuk mendorong investor dari tiga negara tersebut agar melakukan investasi langsung di Indonesia, khususnya di bidang infrastruktur, maritim, dan energi. Disamping itu, semakin berkembangnya industri strategis pertahanan Indonesia telah mendapat perhatian khusus dari negara-negara tersebut. Dalam kunjungan ini, Presiden RI juga akan terus mendorong kemitraan dan kerjasama di sektor industri strategis termasuk rencana pembelian beberapa produk alutsista Indonesia. Di bidang kerjasama ketahanan energi, tiga negara tersebut memproduksi 24% kebutuhan minyak dunia, memiliki 30% dari total cadangan minyak dunia dan 18% cadangan gas dunia. Oleh karenanya, kunjungan ini juga akan difokuskan untuk memperkuat kemitraan Indonesia dengan tiga negara di Timur Tengah tersebut di bidang energi, guna mendukung ketahanan energi Indonesia. Dalam kunjungan di tiga negara tersebut, Presiden akan melakukan pertemuan bilateral dengan Raja Salman bin Abdulazis di Jeddah, Arab Saudi;dengan Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Putra Mahkota PEA, di Abu Dhabi, PEA;dan dengan Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani, Emir Negara Qatar, di Doha, Qatar. (Has)





























