Demi Integritas DPR, MKD Harus Netral

Jakarta, Obsessionnews - Sejak Senin (7/9/2015) lalu, kubu KIH melaporkan Ketua DPR RI Setya Novanto dan Wakil Ketua Fadli Zon kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI. Anggota DPR dari Fraksi PKB Maman Imanulhaq berharap Setya Novanto dan Fadli Zon dapat mempertanggungjawabkan kehadirannya dalam acara kampanye bakal calon presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di New York (TrumpGate). Maman menilai momentum pertemuan Setya Novanto dengan Donald Trump tidak tepat. "Bertemu dengan Trump bukannya tidak etis, bukan pertemuannya, tetapi momentumnya. Itu kan Dia hadiri kampanye seorang calon kandidat presiden Republik walaupun itu katanya bukan kampanye, tapi MKD akan lihat," ungkapnya usai menghadiri Diskusi Publik Lingkar Demokrasi Nusantara bertema "Kasus TrumpGate, Bagaimana Membacanya?" Jakarta, Jumat (11/9/2015). Maman mengaku bahwa isi laporan yang diajukan kepada MKD atas hasil informasi beberapa pihak kemudian dikemas sebagai bahan laporan. "Pertama kali membuat pelaporan ini kita mendapat bahan banyak dari teman-teman asal Amerika, kita juga lakukan diskusi-diskusi, akhirnya kita buat laporannya pada hari senin," bebernya. Ia pun mengaku laporannya tidak menggiring untuk mencopot Sertya Novanto dan wakilnya, namun tindakan yang dilakukan semata-mata untuk mengembalikan integritas DPR. "Tidak ada di otak kita pencopotan tapi ayo dong kembalikan integritas DPR. Dan itu dimulai dari sikap pimpinan DPR menjawab pertanyaan-pertanyaan publik agar tidak simpang siur. Kalau memang itu betul kunjungan kenegaraan lalu ada agenda lain kemudiam duitnya bisa dipertanggungjawabkan publik, akan terima kok," belanya. "Tapi kalau didalamnya ada kecerobohan, ketidak hati-hatian ketidak mampuan pimpinan DPR terhadap politik luar negeri, sensitif dia terhadap tokoh yang dia kinjungi saya rasa itu yang menarik," tuturnya.
Menurut Maman, bukan saja KIH yang memiliki aduan tapi pihak KMP sendiri memiliki aduan yang sama. "Ini bukan saja dari KIH tapi dibeberapa yang lain itu mengadukan juga, memberikan dukungan walaupun tidak mengadukan secara resmi. Dan MKD bilang tidak perlu pengaduan, ini akan diproses," bebernya. Maman meminta kepada publik agar tetap bersabar dan menahan diri dalam mengawal persoalan ini. " Jadi kita nunggu, publik bersabar soal ini sampai betul-betul kita berharap setya Novanto dan Vadli Zon sejelas-jelasnya, sejujur-jujurnya jangan ditututupi jangan apologis, baru disitu langkah kita mulai lagi," himbaunya. Meski Publik menganggap bahwa MKD tidak pernah tuntas menyelesaikan persoalan di DPR, tetapi maman tetap yakin bahwa momentum saat ini penting untuk mengembalikan integritas dari MKD. "Dan MKD ini kan di isi oleh orang-orang senior, sesepuh yang punya pengalaman banyak dan tentu mereka tidak mungkin menyia-nyiakan umurnya untuk tidak memproses kasus Setya Novanto dan Fadli Zon ini, saya yakin itu," tegasnya. Ia juga berharap kepada masyarakat tetap mendukung dalam pengawalan kasus ini. Selain itu ia meminta juga agar MKD bersikap transparan dalam mengusut kasus. "Sebab ini integritas MKD juga dipertaruhkan. Kalau kasus ini tidak diproses atau diabaikan saja maka kita mempertanyakan MKD secara institusional serta orang-orang didalamnya," tuturnya. "Tetapi selama ini saya yakin mereka ini orang-orang yang kita pilih kita percaya orang-orang terbaik dari fraksi-fraksi masing-masing. Kalau MKD tidak memenuhi harapan kita akan bergerak kembali. Saya yakin dukungan anak-anak muda ini dukungan beberapa orang ini akan mendapat dukungan yang positif," yakinnya. (Asma)
Menurut Maman, bukan saja KIH yang memiliki aduan tapi pihak KMP sendiri memiliki aduan yang sama. "Ini bukan saja dari KIH tapi dibeberapa yang lain itu mengadukan juga, memberikan dukungan walaupun tidak mengadukan secara resmi. Dan MKD bilang tidak perlu pengaduan, ini akan diproses," bebernya. Maman meminta kepada publik agar tetap bersabar dan menahan diri dalam mengawal persoalan ini. " Jadi kita nunggu, publik bersabar soal ini sampai betul-betul kita berharap setya Novanto dan Vadli Zon sejelas-jelasnya, sejujur-jujurnya jangan ditututupi jangan apologis, baru disitu langkah kita mulai lagi," himbaunya. Meski Publik menganggap bahwa MKD tidak pernah tuntas menyelesaikan persoalan di DPR, tetapi maman tetap yakin bahwa momentum saat ini penting untuk mengembalikan integritas dari MKD. "Dan MKD ini kan di isi oleh orang-orang senior, sesepuh yang punya pengalaman banyak dan tentu mereka tidak mungkin menyia-nyiakan umurnya untuk tidak memproses kasus Setya Novanto dan Fadli Zon ini, saya yakin itu," tegasnya. Ia juga berharap kepada masyarakat tetap mendukung dalam pengawalan kasus ini. Selain itu ia meminta juga agar MKD bersikap transparan dalam mengusut kasus. "Sebab ini integritas MKD juga dipertaruhkan. Kalau kasus ini tidak diproses atau diabaikan saja maka kita mempertanyakan MKD secara institusional serta orang-orang didalamnya," tuturnya. "Tetapi selama ini saya yakin mereka ini orang-orang yang kita pilih kita percaya orang-orang terbaik dari fraksi-fraksi masing-masing. Kalau MKD tidak memenuhi harapan kita akan bergerak kembali. Saya yakin dukungan anak-anak muda ini dukungan beberapa orang ini akan mendapat dukungan yang positif," yakinnya. (Asma) 




























