Ani Yudhoyono: Selamat Ulang Tahun, Suamiku Tersayang

Ani Yudhoyono: Selamat Ulang Tahun, Suamiku Tersayang
Jakarta, Obsessionnews - Rabu, 9 September 2015, hari yang istimewa buat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Hari ini Presiden keenam RI tersebut genap berusia 66 tahun. Di hari ulang tahunnya itu sang isteri, Ani Yudhoyono, memberikan kado manis melalui Instagramnya @Aniyudhoyono. Melalui akun tersebut Ani memposting kompilasi foto-foto SBY dalam seragam militer yang gagah dan juga berbagai pose kemesraan mereka. "Selamat Ulang Tahun ke-66, 9 September 2015, suamiku tersayang. Aku berdo'a semoga Allah senantiasa memberimu kesehatan, kesuksesan, dan kebahagiaan. Mari kita terus saling menjaga, saling berbagi, dan saling memiliki di usia senja kita bersama anak-anak, para menantu dan cucu-cucu," tulisnya. Sejak semalam ucapan selamat ulang tahun untuk SBY membanjiri media sosial. Para netizen juga mendoakan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat ini panjang umur, sehat walafiat, dan sukses. "Ngaturaken Sugeng Tanggap Warsa ingkang kaping 66 tahun (9 September 1949-2015) Bapak @SBYudhoyono Mugi-mugi Panjang Yuswa," tulis netizen bernama Roy Suryo dalam akun twitternya, @KRMTRoySuryo. Netizen lainnya, refinawati lubis dalam akun twitternya, ‏@refilubis, menulis,”Selamat Ulang Tahun untuk bapak SBY, semoga bapak senantiasa diberikan umur yang berkah, dilindungi Allah SWT. Terima kasih atas jasa bapak kepada kami selama ini," SBY dilahirkan di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. SBY menikah dengan Kristiani Herawati atau yang akrab dipanggil Ani, anak Jenderal (Purnawirawan) Sarwo Edhi Wibowo (alm). Pernikahan SBY dan Ani dikaruniai dua anak lelaki, yakni Agus Harimurti Yudhoyono dan dan Edhie Baskoro Yudhoyono (lahir 1980). SBY lulusan terbaik Akabri tahun 1973. Ia pernah menjadi Menteri Pertambangan (1999 – 2001) dan Menko Polhukam (2001-2004). Purnawirawan jenderal bintang empat ini adalah Presiden yang pertama kali dipilih secara langsung oleh rakyat pada Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2004 untuk periode 2004 - 2009. Kemudian terpilih lagi pada Pilpres 2009 untuk masa bakti 2009 - 2014. Senin, 20 Oktober 2014 hari terakhir SBY berkantor di Istana Presiden. Hari itu berakhir masa jabatannya sebagai Presiden yang telah dilakoninya selama 10 tahun. SBY menyerahkan tongkat estafet kepemimpinannya kepada Joko Widodo (Jokowi). Meski tak lagi menjabat Presiden, SBY masih memiliki pengaruh besar dalam perpolitikan nasional sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, Partai ini memposisikan dirinya sebagai partai penyeimbang, tidak berada dalam kubu Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang mendukung pemerintahan Jokowi, dan juga bukan bagian dari Koalisi Merah Putih (KMP) yang pro Prabowo Subianto. Setelah tidak lagi menjadi orang nomor satu di Indonesia, SBY mempunyai banyak waktu untuk mengurus Partai Demokrat. Partai ini didirikannya pada 9 September 2002. Penampilan perdana Partai Demokrat pada Pemilu 2004 menggembirakan, yakni menduduki lima besar dengan meraih 7,45% suara atau 55 kursi di DPR. Selanjutnya Partai Demokrat dan Partai Bulan Bintang mendukung duet SBY – Jusuf Kalla (JK) dalam Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2004. Pasangan ini berhasil memenangkan Pilpres 2004. Pada Pemilu 2009 Partai Demokrat tampil sebagai pemenang dengan memperoleh 20,85% suara atau 150 kursi di DPR. Kemudian SBY yang berpasangan dengan Boediono memenangkan Pilpres 2009. Sayangnya, Partai Demokrat gagal mempertahankan prestasinya pada Pemilu 2014. Pada pemilu itu perolehan suaranya turun menjadi 10,19% atau mendapat 61 kursi di DPR. Dan pada Pilpres 2009 Partai Demokrat mengambil sikap netral, tidak berada di KMP yang merupakan koalisi Partai Gerindra, PAN, Golkar, PKS, dan PPP. Juga tidak berada di KIH yang merupakan koalisi PDI-P, PKB, Partai NasDem, dan PKPI. Partai Demokrat memberi kebebasan kepada kader-kadernya untuk menyampaikan aspirasinya pada Pilpres 2014. Dan ketika Jokowi – JK memenangi Pilpres 2014, partai Demokrat mengambil sikap tegas, yakni berada di luar pemerintahan sebagai penyeimbang. Semula SBY menduduki posisi Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat. Kemudian dia ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dalam Kongres Luar Biasa Partai Demokrat di Bali tanggal 30 Maret 2013. Ia menggantikan Anas Urbaningrum. Selanjutnya pada Kongres IV Partai Demokrat yang diadakan di Hotel Shangri-La, Surabaya, Jawa Timur, 12 Mei 2015, SBY kembali terpilih menjadi Ketua Umum untuk periode 2015-2020. Majalah Men’s Obsession yang terbit di Jakarta memilih SBY sebagai salah seorang dari 70- tokoh yang berpengaruh di Indonesia. Ribuan eksemplar majalah itu dibagikan secara gratis pada acara HUT ke-70 Kemerdekaan RI Senin 17 Agustus 2015 di Istana Merdeka, Jakarta. (Arif RH)