Golkar Sesalkan Kadernya Temui Capres Raja Judi

Jakarta, Obsessionnews – Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR RI menyesalkan kepergian kadernya yang jadi Ketua DPR RI Setya Novanto menemui si Raja Judi Donald Trump yang bahkan saat kampaye sebagai calon presiden Amerika Serikat (AS) minggu lalu. Sebab, tegas Sekretaris FPG Bambang Soesatyo, harus diakui kunjungan ke salah satu kandidat/bakal calon presiden AS tersebu kurang elok karena masih ada calon atau kandidat lainnya. “Lebih dari itu, yang juga patut disesalkan adalah profil Trump sendiri yang kontroversil itu bagi masyarakat Indonesia kurang positif. Yakni raja judi, rasis dan di-stigma anti Islam,” ungkapnya, Rabu (9/9/2015). Meski soal pertemuan pimpinan DPR beserta rombongan dengan Donald Trump tersebut, FPG belum memutuskan langkah resmi Fraksi atas peristiwa itu karena masih menunggu penjelasan anggota FPG yang bertemu Trump termasuk Setya Novanto. Ia menyatakan, yang pasti FPG tidak mendukung pelaporan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI. “Tapi kita juga tidak bisa menghalang-halangi mereka para anggota fraksi lain ingin melapor ke MKD,” tandasnya. Menurut Bambang, FPG menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme, kebijakan, pertimbangan dan keputusan MKD. “Kami berharap sanksi MKD (jika ada) maksimal hanya teguran lisan. Maklumlah para pimpinan DPR itu belum satu tahun menjabat. Mungkin masih mencari bentuk dan format. Jadi, kalau ada salah-salah kata atau salah-salah langkah, dengan segala kerendahan hati mohon dimaafkanlah,” ujarnya. (Ars) [caption id="attachment_59554" align="aligncenter" width="640"]
Setya Novanto, FAdli Zon, dan sejumlah anggota DPR RI lain berdiri di belakang Trump, sesekali turut bertepuk tangan. (bbc.co.uk)[/caption]
Setya Novanto, FAdli Zon, dan sejumlah anggota DPR RI lain berdiri di belakang Trump, sesekali turut bertepuk tangan. (bbc.co.uk)[/caption] 




























