Pucuk DPR Somasi Shamsi Ali, Adian 'Ngamuk'

Semarang, Obsessionnews - Tingkah dua pucuk pimpinan DPR RI Setya Novanto (Golkar) dan Fadli Zon (Gerindra) yang mensomasi Imam Masjid New York, Shamsi Ali, mendapat kecaman keras dari Anggota Komisi II DPR RI Adian Napitupulu (Fraksi PDI-P). Dalam rilis yang diterima obsessionnews.com, aktivis 98 ini menerangkan sosok Donald Trump sebagai Raja Kasino yang sedang menjadi bakal calon presiden USA, dinilai buruk dan tidak pantas untuk diberi dukungan. Sedangkan figur Shamsi Ali adalah seorang yang berkata benar atas kritikan yang dilontarkan kepada mereka. "Menyedihkan bagi saya ketika kritik terbuka yg dilontarkan Shamsi Ali atas kehadiran, senyum dan puja puji Setya Novanto dan Fadli Zon saat bertemu Donald Trump harus membuat Shamsi Ali di somasi. Shamsi Ali bukan Politisi," terang dia, Minggu (6/9/2015). Menurutnya, somasi Setya Novanto dan Fadli Zon kepada Imam besar tidaklah sesuai. Sikap kedua anggota DPR RI tersebut dianggap Adian seperti 'menghamba' kepada Donald Trump. Terlebih dia heran terhadap Fadli Zon yang tidak konsisten atas perbuatannya sendiri. Seperti diketahui, Fadli pernah berujar anti PKI namun pada suatu acara malah membawa bunga mawar merah ke tempat peristirahatan bapak komunis, Karl Max. "Fadli memang aneh, antara kata dan perbuatannya tak pernah sama," ujarnya heran. Terlepas dari itu semua, ia terus membela tindakan Shamsi Ali dengan mengatakan kesalahan Shamsi adalah mengecam ketua dan wakil ketua DPR RI yang hadir di kampanye Donald Trump "Kesalahan Shamsi Ali hanya satu yaitu ia berkata benar!" seru dia. (Yusuf IH)





























