Ini Dia Kapal Tongkang Bikinan Wong Pekalongan

Pekalongan, Obsessionnews – Kata siapa kota Pekalongan hanya bisa menghasilkan batik? Cobalah tengok hasil karya putra daerah Pekalongan berupa kapal keruk jenis Hooper Bager yang satu ini. Berkapasitas 500 meter kubik, kapal baru bernama Teguh III tersebut dianulir mampu mengeruk sedimentasi sungai ukuran besar, bendungan bahkan waduk sekalipun. Kesan gagah nampak dengan balutan cat warna hitam di sepanjang badan kapal. Lebih-lebih torehan warna merah di bagian bawah, kian menambah sangar. Adalah PT Barokah Marine, perusahaan lokal yang berhasil membuat Teguh III. Normalisasi sungai ataupun waduk di Indonesia acapkali bermasalah dengan tidak adanya alat canggih pengeruk sedimentasi. Sehingga dengan industri kreatif ini, diharapkan mampu menjawab persoalan itu. Komisaris PT Barokah Marine, Agus Tri Harsito mengungkapkan lama pembangunan kapal memakan waktu 3,5 bulan. Seluruh proses dikerjakan putra daerah. Kapal Teguh III sendiri akan dipakai untuk mengeruk pelabuhan di Jakarta maupun pelabuhan-pelabuhan lain di Indonesia. "Selama proses pembuatannya, diawasi oleh Badan Klasifikasi Indonesia (BKI) dan Syahbandar Perhubungan," tutur dia, Sabtu (5/9/2015). Kapal keruk ini, lanjut Teguh merupakan satu dari sejumlah kapal yang telah diproduksi PT Barokah Marine sejak beberapa tahun terakhir. Pihaknya telah memproduksi dan meluncurkan berbagai kapal kargo dan kapal tongkang, yang saat ini sudah beroperasi di seluruh wilayah Indonesia. “Seperti kapal kargo Putra Hasil III, yang dipakai untuk mengangkut bahan pokok dari Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta ke Singkawang Kalimantan,” beber dia bangga. Lebih lanjut, ia berencana akan membuat kapal nelayan berbobot di bawah 30 GT yang terbuat dari paralon untuk nelayan-nelayan Indonesia. “Kapal ini lebih ramah lingkungan karena tidak terbuat dari kayu. Dengan kapal paralon, harapannya tidak ada lagi pembalakan kayu untuk kapal di Indonesia,” pungkas Agus optimis. (Yusuf IH)





























