Apartemen Jadi Sarang Pesta Narkoba

Apartemen Jadi Sarang Pesta Narkoba
Surabaya, Obsessionnews - Keberadaan apartemen yang mulai menjamur di Kota Surabaya nampaknya perlu diwaspadai. Pasalnya, para penghuni apartemen yang notabene orang-orang berkantong tebal kerap kali menggunakan apartemen untuk aksi tindakan melawan huku‎m. Terbaru, Apartemen Puncak Kertajaya yang berlantai 20 di Jl Raya Kertajaya Indah Surabaya yang lokasinya dekat keberadaan kampus, yakni Ubaya Surabaya dan Citraland juga kerap digunakan oleh sebagian penghuninya untuk menggelar pesta narkoba.‎ Bahkan petugas Satpol PP Surabaya juga menerima laporan keluhan dari penghuni apartemen maupun masyarakat di sekitar apartemen. Ironisnya, para pelaku pemakai narkoba itu justru berasal dari kalangan masyarakat yang terdidik.‎ Terbukti, saat menggelar operasi gabungan antara petugas Satpol-PP Surabaya dan BNNP Jatim di  Apartemen Puncak Kertajaya Surabaya, petugas berhasil menemukan 6 orang penghuni yang positif narkoba saat dilakukan tes urine.‎ “Setiap penghuni yang keluar masuk diwajibkan untuk melakukan tes urine oleh petugas, dan ternyata ditemukan 6 orang yang masih tercatat sebagai mahasiswa yang dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba,” kata Dhari S.Sos Kabag Operasional Satpol PP Kota Surabaya, Minggu (6/9/2015) petang.‎ nark-2 Menurut Dhari, dari ke lima mahasiswa tersebut diketahui kalau mereka kuliah di perguruan tinggi Ubaya dan Citraland yang tak jauh dari apartemen tempat mereka tinggal. "Kelima mahasiswa Ubaya ditangkap saat hendak meninggalkan gedung apaartemen, yang sebelumnya berkumpul dalam satu ruangan di kamar 2059," jelasnya.‎ Diakui Dhari, sebelumnya mereka sempat menolak untuk diperiksa. Bahkan menantang petugas denan mempertanyakan surat tugas. Namun setelah diperiksates urine, ternyata kelima mahasiswa tersebut positif. ‎ “Petugas juga mendatangi kamar no 2059 yang ternyata masih ada 2 orang lagi temannya. Tapi setelah dilakukan pemeriksaan urine, ternyata negatif,” bebernya.‎ Petugas BNNP Jatim juga sempat memeriksa isi di dalam kamar, namun tidak ditemukan barang bukti (BB). Dari hasil pemeriksaan Satpol-PP Surabaya terkait tanda pengenal berupa KTP ke 6 mahasiswa yang terjaring operasi narkoba, ternyata rata-rata berasal dari luar pulau yakni Balikpapan.‎ Saat petugas gabungan hendak meninggalkan lokasi apartemen, ternyata ada seorang wanita dengan status mahasiswi (Citraland) yang hendak masuk ke dalam apartemen. ‎ “Usai  diminta tes urine, ternyata dia positif menggunakan psikotropika sehingga langsung dibawa petugas gabungan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Dhari. (GA Semeru)‎