Kualitas Udara Memburuk, Masker Siap Dibagikan Untuk Siswa

Padang, Obsessionnews - Jarak pandang akibat kabut asap yang menyelimuti wilayah Sumatera Barat, (Sumbar) semakin pendek. Jika tiga hari lalu jarak pandang antara 3000 sampai 5000 meter, hingga pagi sudah mencapai 1.900 meter. Kepala Seksi Observasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ketaping, Padang Pariaman, Budi Iman Samiaji mengatakan, kualitas udara terus di wilayah Sumbar terus menurun hingga ke level tidak sehat. Jarak pandang juga semakin pendek. "Jika sebelumnya jarak pandang berkisar antara 3000 meter sampai 4000 meter, Sabtu pagi sudah mencapai 1.900 meter," ujar Budi saat dihubungi obsessionnews.com Sabtu (5/9) sekitar pukul 10:00 WIB. Berdasarkan pantauan, kabut asap yang terjadi di wilayah Sumbar sudah mencapai 90 persen. Daerah terparah paparan asap terutama daerah Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Solok Selatan dan Kota Sawahlunto dengan jarak pandang antara 800 sampai 1.000 meter. "Daerah tersebut paling parah karena berdekatan dengan arah selatan Sumbar," kata Budi Iman Samiaji. Dalam kesempatan lain Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Zulfiatno mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi untuk menentukan langkah konkrit yang akan dilakukan untuk antisipasi. Apabila kondisinya terus memburuk, pihaknya akan membentuk posko darurat. "Disetiap posko, selain petugas kita, juga petugas dari tim kesehatan. Masyarakat bisa menanyakan setiap informasi yang dibutuhkan," ujar Zulfiatno. Menyikapi kondisi kualitas udara yang terus menurun dan semakin tidak sehat, Pemerintah Kabupaten Pasaman menyiapkan masker yang akan dibagikan kepada siswa Sekolah Dasar (SD) dan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Khairil Anwar mengatakan, masker akan dibagikan setelah Dinas Kesehatan setempat menganggap kondisi kualitas udara semakin memburuk dan sudah mengganggu terhadap kesehatan. "Masker kita siapkan untuk siswa SD dan PAUD karena anak-anak usia mereka sangat rawan terkena penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (Akut)," kata Khairil Anwar saat dihubungi obsessionnews.com Sabtu (5/9) sekitar pukul 10:00 WIB). (Musthafa Ritonga)





























