Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Dibuka dengan Shalawat

Malang - Sosialisasi empat pilar kebangsaan yang diselenggarakan di Desa Sumberporong, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, dibuka dengan lantunan shalawat oleh jamaah shalawat Desa setempat. Nampak puluhan jamaah shalawat melantunkan shalawat dengan hadrah al banjari yang diikuti oleh peserta yang mayoritas adalah perempuan. Dalam acara yang dilaksanakan di Aula Poltekkes, Kemenkes Malang, pada Jum'at (4/9/2015) itu, hadir pemateri utama Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Ir HM Ridwan Hisjam, dan beberapa akademisi yang turut hadir mengisi acara tersebut. Sekira pukul 15.00 WIB, acara sosialisasi empat pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) dengan tema 'Dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara' dimulai dengan sambutan dari Kepala Desa Sumberporong, Purwo Hariyanto dan Perwakilan dari RH Center, Eric Sujatmiko. Sosialisasi Empat Pilar Juga Menyasar Desa Berbeda pada umumnya sosialisasi empat pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) yang biasa dilakukan di kampus-kampus, pemandangan berbeda terdapat di Desa Sumberporong, Kecamatan Lawang, Malang, di Desa ini sosialisasi tersebut dilaksanakan. Nampak ratusan peserta hadir warga setempat yang mayoritas dihadiri ibu rumah tangga, sekira 200 orang memenuhi Aula Poltekkes, Kemenkes yang terletak di Desa ujung utara Kabupaten Malang ini. "Banyak makna yang akan kita terima dalam acara ini, nanti beliau akan menyampaikan banyak hal sesuai bidang beliau di Komisi X DPR RI," kata Purwo Hariyanto, Kepala Desa setempat dalam sambutannya, Jum'at (4/9/2015) siang. Dia menekankan nantinya usai sosialisasi empat pilar kebangsaan ini, harapannya sebagai masyarakat yang bertetangga di kampung dapat benar-benar mengamalkan Pancasila, salah satunya dengan menjaga toleransi antar warga. Seperti diberitakan sebelumnya, sosialisasi empat pilar kebangsaan diselenggarakan di Desa Sumberporong, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang dengan pemateri dari akademisi, Drs Fatheh M.Pd dan Drs Budi Irianto M.Pd serta pemateri utama Wakil Ketua komisi X DPR RI Fraksi Partai Golongan Karya, Ir. HM Ridwan Hisjam. (Red)





























