Menguatnya Dolar AS Bikin Emas Berjangka Tersungkur

Jakarta, Obsessionnews - Seiring makin perkasanya mata uang dolar Amerika Serikat (AS), harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melorot pada perdagangan Kamis waktu setempat atau Jumat (4/9). Saat Bank Sentral Eropa pada Kamis waktu setempat memutuskan pertahankan suku bunga utama serta meningkatkan batas penerbitan saham, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, kehilangan harga sebanyak 0,80% menjadi 1.124,50 per ounce. Gubernur Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengumumkan bahwa batas penerbitan saham bakal dinaikkan dari batas awa 25% menjadi 33%. Analis pun mencatat keputusan tersebut membuat dolar AS makin menguat terhadap mata uang euro serta lainnya bahkan menekan harga emas berjangka. Sementara itu, melemahnya harga logam mulia juga dipicu penguatan pasar saham AS dan Inggris. Makanya, analis mengatakan turunnya kontrak emas di tengah perdagangan tipis sebab investor masih menunggu laporan kerja utama AS guna mengukur waktu kenaikan suku bunga The Fed. Logam mulia lainnya di Comex seperti perak untuk pengiriman Desember, naik 4 sen atau 0,27% dan ditutup pada harga 14,707 dolar AS per ounce. Sedangkan platinum untuk pengiriman Oktober turun 3,50 dolar AS menjadi 1.010,10 dolar AS per ounce. (Mahbub Junaidi)





























