Dampak Kabut Asap Juga Dirasakan Hewan, Tak Cuma Manusia

Padang, Obsessionnews - Dampak buruk akibat kabut asap tidak hanya terhadap manusia, juga dapat berpengaruh terhadap hewan. Antisipasi gangguan buruk terhadap hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) memberikan vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh hewan. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumbar, Erinaldi mengatakan, penanganan khusus akibat kabut asap terhadap hewan tidak jauh beda dengan manusia. "Jika manusia dapat diantisipasi dengan memakai masker untuk mencegah gangguan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), hewan dengan memberikan vitamin secara rutin untuk meningkatkan ketahanan tubuh ternak, dengan pemberian vitamin A-D-E," ujar Erinaldi Jum'at (4/9). Pasca kabut asap di wilayah Sumbar bertambah tebal, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar ialah menurunkan tim untuk melakukan pencekan dan pengobatan kepada seluruh peternak yang di 19 kabupaten/kota di Sumbar. "Semua ternak akan diperiksa dan yang sudah selesai diperiksa sekitar 15 ribu ekor. Selebihnyan 25 ribu ekor lagi menyusul sehingga target sebanyak 40 ribu ternak segera selesai diperiksa," kata Erinaldi. Erinaldi menyatakan, dampak buruk yang paling dikhawatirkan akibat kabut asap, apabila berlangsung lama akan dapat berdampak kepada tanaman akibat tidak bisa berfotosintesia sehingga rumput dan hijauan tidak bisa tumbuh. Ujung-ujungnya ternak akan kekurangan makanan. Kabut asap yang terjadi terus memburuk dan memperpendek jarak pandang. Untuk mengantisipasi terhadap gangguan kesehatan, Pemerintah Kota Padang menurunkan tim untuk mengukur kualitas udara di Kota Padang. Dari hasil uji lebor yang dilakukan diketahui kualitas udara jauh meningkat dari hasil uji kualitas udara yang dilakukan sebelumnya. Sejalan dengan perubahan tersebut, pemerintah Kota Padang menyarankan supaya warga memakai masker apabila keluar rumah untuk menghindari gangguan pernafasan. (Musthafa Ritonga)





























