Rupiah Melemah, Pengrajin Tahu Merugi Akibat Harga Kacang Naik

Rupiah Melemah, Pengrajin Tahu Merugi Akibat Harga Kacang Naik
Padang, Obsessionnews - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Dolar Ameriak Serikat yang masih berada di atas Rp14.000, berdampak serius terhadap pengrajin tahu. Pengrajin tahu terpaksa memperkecil ukurannya untuk mensiasati agar tidak merugai. Salah seorang pengrajin tahu di Banda Gadang, Kecamatan Naggalo, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) In mengatakan, harga kacang kedelai mulai mengalami kenaikan pasca lebaran 1346 Hijriah. "Saat itu saya membeli sebesar Rp350 ribu per 50 kilogram, lima hari lalu sudah menjadi Rp380 ribu per 50 kilogram," kata In kepada obsessionnews.com, Kamis (3/9). Apabila pelamahan rupiah terus terjadi yang berakibat terhadap kenaikan harga kacang, ia akan mengurangi produksi dan karyawan, agar usahanya tetap jalan. "Dari keterangan distributor saat membeli stok nanti, harganya sudah naik dari harga sekarang. Kita lihat nanti bagimana kondisinya," ujar In. Ia mengatakan, sejak harga kacang kedelai naik pada lebaran 1436 Hijriah lalu, ukuran tahu yang dijualnya terpaksa diperkecil dengan harga tetap. Meski konsumen ada yang protes, hal itu dilakukan agar ia tetap memperoleh keuntungan untuk membayar gaji 25 karyawannya dan tetap berproduksi. tahu-2 Apabila harga kacang kedelai terus mengalami kenaikan, selain mengurangi produksi, ia terpaksa akan mengurangi karyawan, karena daya beli masyarakat terhadap tahu semakin menurun. Saat ini, ia memproduksi tahun sebanyak 1,5 ton yang sudah siap dijual ke pasaran. Pemasarannya masih sebatas Kota Padang. Sementara itu, stok untuk keperluan sehari-hari ia beli untuk kebutuhan selama 10 hari sebanyak sebanyak 15 ton. Dari harga Rp380 ribu per 50 kilogram yang dibelinya dalam lima hari lalu, diperkirakan harga kedelain sudah mencapai Rp385 ribu per kilogram. In berharap kepada pemerintah dapat segera mengendalikan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar, sehingga daya beli masyarakat normal kembali. Disamping itu, jika pelemahan nilai tukar rupiah terus merosot, dampak paling merasakan adalah masyarakat pengusaha dengan sekala kecil seperti usaha yang dijalaninya. (Musthafa Ritonga)