Ketua Tim Pemenangan Dicekal, Pemilih Semarang Fokus Paslon

Semarang, Obsessionnews - Penetapan satu ketua tim pemenangan pasangan calon Walikota Semarang oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang ditengarai tidak banyak mempengaruhi pandangan pemilih. "Di sini yang menjadi fokus masyarakat yang akan memilih adalah figur calon wali kota dan wakil walikotanya," terang pengamat politik asal Undip, Teguh Yuwono saat dihubungi obsessionnews.com, Rabu (2/8/2015). Seperti diketahui, Kejari Semarang telah menetapkan tiga tersangka atas kasus dugaan korupsi KONI pada Senin (31/8/2015) lalu. Satu diantaranya adalah ketua tim pemenangan salah satu calon yang bakal maju pada Pilkada serentak mendatang Menurutnya, karakter pemilih di kota Lumpia tergolong menengah ke atas yakni memiliki pengetahuan politik yang cukup mumpuni. Teguh berujar, pemilih yang cerdas akan menimbang rekam jejak dan latar belakang calon walikota dan wakil walikota. Latar belakang yang dimaksud seperti apakah seorang calon pernah terkena perkara korupsi atau pidana. Hal itu bakal berdampak pada anggapan publik terhadap kemampuan memimpin seorang calon. Disisi lain visi dan misi paslon akan turut mempengaruhi. Jadi pemilih di Kota Semarang itu sudah punya tingkat rasionalitas yang tinggi. Mereka sudah dewasa secara politik sehingga kalau ada yang bertanya apakah calon walikota pernah terjerat korupsi apakah ada pemilihnya? Saya kira itu terjawab," tandasnya. (Yusuf IH)





























