Expo Pendidikan di Kampus UPI Bandung Disokong Accer

Expo Pendidikan di Kampus UPI Bandung Disokong Accer
Bandung, Obsessionnews –  Hadirnya beragam teknologi tidak bisa dihindarkan dalam proses kegiatan belajar mengajar, karenanya tantangan memajukan pendidikan Abad ke-21 di era digital merupakan tanggung jawab semua stakeholder pendidikan untuk memajukan sektor ini. Direktorat TIK Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar expo pendidikan dan diskusi Next Generation Education: Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dalam Pendidikan Yang Maju, Mandiri dan Berdaya Saing di Era Digital, di Kampus UPI, Bandung, 31 Agustus hingga 3 September 2015. Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari pemerintah Jawa Barat dan dihadiri oleh Gubernur  H Ahmad Heryawan dan Walikota Bandung Muchamad Ridwan Kamil. Diskusi dan expo pendidikan ini digelar untuk memberikan wawasan kepada masyarakat luas tentang peluang dan tantangan yang akan dihadapi bersama oleh institusi pendidikan dalam menghadapi inovasi proses belajar mengajar dalam penyelenggaraan pendidikan saat ini. Perkembangan ini memungkinkan proses pengelolaan pendidikan yang lebih efektif dan efisien baik bagi pengguna layanan pendidikan maupun masyarakat umumnya secara luas. Expo pendidikan ini didukung oleh Acer Indonesia, Intel Indonesia,  Microsoft Indonesia, Telkom Indonesia, Certiport Indonesia, Ruchus Wireless dan Infosis BLU yang memiliki komitmen bersama untuk mendukung kemajuan pendidikan berbasis TIK di Indonesia. aher emil upi-1 Kang Aher, sapaan akrab Ahmad Heriawan mengatakan, Jawa Barat sebagai salah satu propinsi tertua di Indonesia memiliki tempat yang stategis sebagai penyangga ibu kota, populasi masyarakatnya terbesar, sosial budayanya beragam, pembangunan disegala aspek mengalami pertumbuhan yang pesat. "Oleh karena itu telah menjadi suatu keharusan bahwa Jawa Barat masa yang akan datang melalui dunia pendidikan harus menciptakan Jawa Barat yang maju, mandiri, dinamis dan sejahtera,” tandas Gubernur Jawa Barat. Rektor UPI Prof H Furqon PhD yang didampingi Direktur TIK Prof Dr Munir,m mengatakan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi menuntut institusi pendidikan bersifat terbuka dan cepat beradaptasi dalam memenuhi kebutuhan Bangsa Indonesia yang mandiri, maju, memiliki daya saing dan berkarakter. Untuk itu, jelasnya, UPI sebagai salah satu komponen bangsa yang bergerak dalam dunia pendidikan siap untuk mengimplementasikan dan mensinergikan kurikulum dan proses pembelajaran yang inovatif untuk kemajuan bangsa. "Melalui kegiatan 'Next Generation Education' ini, kami berharap dapat memanfaatkan lebih jauh peran TIK dalam hal pengelolaan institusi pendidikan. Peran yang dimaksud adalah memudahkan institusi pendidikan untuk menyediakan layanan informasi untuk para peserta didik, orang tua dan masyarakat dengan lebih efisien, efektif, dan optimal,” kata Furqon. aher emil upi-3 Herbet Ang, Presiden Direktur Acer Indonesia mengatakan, pihaknya ami bangga dapat memfasilitasi sekaligus ikut serta mendukung penggunaan TIK bagi sektor pendidikan di Jawa Barat. Acer memiliki komitmen untuk membantu dunia pendidikan dalam proses belajar mengajar berbasis TIK agar kualitas pendidikan di Indonesia semakin lebih baik. "Di Acer, kami berkomitmen untuk membantu pelaku pendidikan untuk belajar dan mengenal TIK dalam learning environment yang lebih maju. Hal ini tentunya seiring dengan misi kami untuk menghadirkan teknologi yang dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh guru dan murid tanpa terkecuali, sehingga tidak ada lagi batasan untuk saling berinteraksi dalam proses belajar mengajar di era digital ini,” paparnya. Harry K Nugraha, Country Manager Intel Indonesia, mengatakan Intel Indonesia menekankan komitmennya untuk berkontribusi dalam sektor pendidikan melalui program pengembangan pemanfaatan TIK dalam proses belajar mengajar melalui kampanye penggunaan notebook dan tablet sebagai alat pembelajaran. "Dukungan teknologi terbaru berbasis prosesor Intel diharapkan dapat membantu pendekatan komprehensif penggunaan teknologi di bidang pendidikan.” Tony Seno, National Technology Officer Microsoft Indonesia, mengatakan Microsoft berkomitmen untuk menyediakan akses yang setara bagi pendidikan yang bisa diakses secara digital kapanpun dan dimanapun di Indonesia. "Kami berupaya memberdayakan para guru melalui berbagai program edukasi untuk melatih mereka mengajar generasi digital. Melalui berbagai teknologi Microsoft cloud, siswa akan mendapatkan pengalaman belajar yang mempersiapkan mereka masuk ke dunia kerja di abad 21.” UPI NexGen Education 2015 ini diikuti oleh perwakilan 32 pemerintahan kota di Jawa Barat, dinas pendidikan, universitas , politeknik, akademi dan sekolah SMA dan SMK di Jawa Barat. Diskusi tentang TIK dan Pendidikan dan Expo bertempat di Gedung Balai Pertemuan UPI (Gd. Ahmad Sanusi), Kampus UPI, Jalan Setiabudi Bandung. (Dudy Supriyadi)