Dwelling Time TPKS Masih Normal

Semarang, Obsessionnews - Maraknya dwelling time pada bongkar muat di Surabaya tidak membuat Terminal Peti Kemas Semarang mengikuti jejak. Demikian pernyataan General Manager Pelindo III TPKS, Erry Akbar Panggabean saat menerima audiensi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. "TPKS tetap berusaha memangkas dwelling time di Semarang dengan terus mengembangkan fasilitas dan menambah peralatan pelabuhan," ujarnya dalam rilis yang diterima obsessionnews.com, Rabu (2/8/2015). Erry mengaku permasalahan dwelling time tidak pernah terjadi di Semarang. Di bulan Juli kemarin, dwelling time terjadi selama 4,3 hari. Bahkan secara keseluruhan mulai periode Januari-Agustus 2015 dwelling time masih masuk kategori normal yakni 5,7 hari secara rata-rata. Pihaknya bakal menambah 11 Unit Automated-Rubber Tyred Gantry (A-RTG) dan 2 unit container crane (CC) Baru, serta pemanjangan dermaga 105 meter menjadi 600 meter dan 5,3 Ha lapangan penumpukan peti kemas yang baru. Ganjar menambahkan, diharapkan TPKS bisa menjadi pintu keluar/masuknya barang dari dan ke Jawa Tengah. "Harapannya, Pelindo III TPKS tetaplah berkembang tahap demi tahap dan bersinergi dengan kami di pemerintahan dalam hal mendongkrak perekonomian Jawa Tengah," tandasnya. (Yusuf IH)





























