Realisasi Anggaran Provinsi dan Kabupaten/Kota di Sumbar Rendah

Realisasi Anggaran Provinsi dan Kabupaten/Kota di Sumbar Rendah
Padang, Obsessionnews - Penyerapan anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD kabupaten/kota serta Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) hingga Agustus 2015 masih rendah dan belum mencapai 50 persen. Serapan anggaran dari 19 kabupaten kota yang ada di Sumbar, rata-rata 24 persen. Tingkat penyerapan anggaran provinsi sedikit lebih baik, yaitu berapa pada kisaran 38 persen. "Khusus di tingkat provinsi, serapan anggaran sudah mencapai 38 persen. Realisasi fisik sudah mencapai 58 persen dan reaslisasi keuangan sudah mencapai 46 persen," kata Penjabat (Pj) Gubernur Sumbar, Reydonnizar Moenoek kepada wartawan usai melantik Penjabat (Pj) Walikota Solok, Asrizal Asnan di Aula Gubernuran Jalan Sudirman Kota Padang, Senin (31/8). Menurut Donny, lambannya penyerapan anggaran terjadi disebabkan karena kekhawatiran para pejabat di daerah untuk menggunakan anggaran. Kekhawatiran pada persoalan proses hukum. Donny mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan, kepolisian dan Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK, untuk mempercepat penyerapan anggaran di Sumbar. Penegak hukum diminta untuk memproses secara hukum yang menyangkut dengan persoalan kebijakan, kecuali ada unsur kesengajaan untuk menyalahgunakan anggaran. Disamping itu, ia terus meminta bupati/walikota untuk memacu pertumbuhan ekonomi yang masih tertekan akibat pelemahan ekonomi global dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. (Musthafa Ritonga)