Mudiyanto Thoyib Dianggap Mampu Bawa Lamteng Lebih Baik

Gunung Sugih, Obsessionnews – Cukup lama Mudiyanto Thoyib menghilang dari hiruk-pikuk politik di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Provinsi Lampung, setelah berhenti menjadi Bupati Lamteng tahun 2010. Setelah itu Mudiyanto menghabiskan waktunya untuk bertani dan berternak. Mudiyanto memimpin Lamteng periode 2005 – 2010. Semula menjadi Wakil Bupati, lalu naik kelas menjadi Bupati tahun 2008, menggantikan Andy Achmad yang mengundurkan diri karena maju dalam Pilkada Lampung.
Kini Mudiyanto berduet dengan Musa Ahmad dalam Pilkada Lamteng 2015 lewat jalur independen. Mereka memperoleh nomor urut 4. Pilkada Lamteng yang akan digelar pada Desember 2015 mendatang itu diikuti empat pasangan calon bupati dan wakil bupati, yakni Samidjo-Fatoni yang maju melalui jalur independen, pasangan Mustafa-Loekman Djoyosoemarto yang diusung sembilan partai (Golkar, PDIP, PKS, Demokrat, PAN, PKPI, Hanura, PPP dan Nasdem), pasangan Gunadi Ibrahim-Imam Suhadi yang diusung Gerindra-PKB, dan pasangan Mudiyanto Toyib-Musa Ahmad. Majunya Mudiyanto dalam Pilkada Lamteng 2015 karena desakan dari masyarakat. Mudiyanto memilih lewat jalur independen, karena dia tidak memiliki uang jika harus melalui partai politik (parpol). Para relawan bekerja ekstra keras mengumpulkan KTP untuk mendukung Mudiyanto sebagai syarat agar bisa bertarung dalam Pilkada 2015. Lebih dari 15.000 KTP berhasil dikumpulkan dari target 15.000 KTP. “Pak Mudiyanto didesak masyarakat untuk maju dalam Pilkada karena dia pernah memimpin Lamteng. Dia dianggap mampu membawa Lamteng menjadi lebih baik. Dia tidak mengejar kekayaan,” kata salah seorang relawan pendukung Mudiyanto, Nurdiyanto Muak, ketika dihubungi obsessionnews.com di Gunung Sugih, ibukota Lamteng, Senin (31/8/2015) malam. (Arif RH)
Kini Mudiyanto berduet dengan Musa Ahmad dalam Pilkada Lamteng 2015 lewat jalur independen. Mereka memperoleh nomor urut 4. Pilkada Lamteng yang akan digelar pada Desember 2015 mendatang itu diikuti empat pasangan calon bupati dan wakil bupati, yakni Samidjo-Fatoni yang maju melalui jalur independen, pasangan Mustafa-Loekman Djoyosoemarto yang diusung sembilan partai (Golkar, PDIP, PKS, Demokrat, PAN, PKPI, Hanura, PPP dan Nasdem), pasangan Gunadi Ibrahim-Imam Suhadi yang diusung Gerindra-PKB, dan pasangan Mudiyanto Toyib-Musa Ahmad. Majunya Mudiyanto dalam Pilkada Lamteng 2015 karena desakan dari masyarakat. Mudiyanto memilih lewat jalur independen, karena dia tidak memiliki uang jika harus melalui partai politik (parpol). Para relawan bekerja ekstra keras mengumpulkan KTP untuk mendukung Mudiyanto sebagai syarat agar bisa bertarung dalam Pilkada 2015. Lebih dari 15.000 KTP berhasil dikumpulkan dari target 15.000 KTP. “Pak Mudiyanto didesak masyarakat untuk maju dalam Pilkada karena dia pernah memimpin Lamteng. Dia dianggap mampu membawa Lamteng menjadi lebih baik. Dia tidak mengejar kekayaan,” kata salah seorang relawan pendukung Mudiyanto, Nurdiyanto Muak, ketika dihubungi obsessionnews.com di Gunung Sugih, ibukota Lamteng, Senin (31/8/2015) malam. (Arif RH)




























