Rupiah Masih Lemah, Jokowi Minta Masyarakat Tenang

Batang, Obsessionnews - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat tetap tenang terkait nilai tukar rupiah yang turun beberapa waktu lalu. Kurs rupiah sendiri sempat menyentuh level 14.000/US$ terhadap Dollar AS. "Yang paling penting kita tetap tenang menghadapi setiap masalah. Sudah ada instrumen yang dikeluarkan BI (Bank Indonesia). Banyak juga instrumen yang diatasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Ada kebijakan fiskal oleh pemerintah," terang Jokowi, usai meninjau PLTU Batang, Jumat (28/8/2015). Instrumen kebijakan tersebut sedang diupayakan pemerintah melalui bermacam instansi untuk mengurangi tekanan ekonomi dunia. Menurutnya, masyarakat tak perlu berlebihan karena banyak negara mengalami hal sama. Misal, Malaysia yang mata uangnya terjun bebas, bahkan terpuruk selama 17 tahun terakhir. Jokowi menyatakan pemerintah tidak akan lepas tangan dan selalu hadir agar dampak pelemahan tidak begitu dirasakan masyarakat. "Kita harus mengerti, semua negara mengalami ini. Jadi kita harus kejar-kejaran dengan regulasi yang membantu, dan deregulasi yang menghambat. Kita terus menerus melakukan itu dan tak akan berhenti," katanya. (Yusuf IH)





























