Nasdem Setuju Pembangunan Kantor DPR, Bukan Gedung

Nasdem Setuju Pembangunan Kantor DPR, Bukan Gedung
Jakarta, Obsessionnews - Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Patrice Rio Capella, mengatakan partai setuju dengan tujuh proyek pembangunan gedung baru DPR. Menurutnya, pembangunan gedung memang menjadi kebutuhan anggota DPR saat ini. Namun kata dia, harus ada skala prioritas, artinya tidak semua 7 proyek dibangun dalam waktu yang sama. ‎Melihat kondisi ekonomi Indonesia saat ini, Nasdem hanya setuju dengan pembangunan kantor untuk anggota DPR. "Kami lebih mengedepankan skala prioritas, dan yang menjadi skala prioritas saat ini mungkin pembangunan gedung perkantoran," ujar Patrice di DPR, Jumat (28/8/2015). Menurutnya, gedung perkantoran untuk anggota DPR memang sudah terlalu sempit. Sebab, jumlah tenaga ahli bertambah menjadi 7 orang. Karena itu, Nasdem juga berharap pemerintah memberikan izin pembangunan gedung untuk dimasukan dalam APBN 2016. "Tapi kalau yang lainya menyusul," jelasnya. ‎Diketahui, tujuh proyek yang akan dibangun DPR ialah pembangunan museum dan perpustakaan, alun-alun demokrasi, jalan akses bagi tamu ke Gedung DPR, visitor center, pembangunan ruang pusat kajian legislasi, pembangunan ruang anggota dan tenaga ahli, serta integrasi kawasan tempat tinggal dan tempat kerja anggota DPR.‎ Berdasarkan hasil kajian Sekretariat Jenderal DPR dan, Kementerian Pekerjaan Umum, pembangunan gedung DPR diperkirakan menghabiskan dana sebesar Rp2,7 triliun. (Albar)