Ahok Minta Pers Cari Kesalahan Pejabat DKI

Jakarta, Obsessionnews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang akrab disapa Ahok, menghadiri acara Malam Anugerah Jurnalistik MH Thamrin 2014-2015 yang digelar Peratuan Wartawan Indonesia (PWI). Dalam partisipasinya itu, Ahok meminta kepada insan pers untuk senantiasa mengkritisi kebijakannya yang tidak pro rakyat, serta mengontrol kebijakan para SKPD sehingga kinerja SKPD dapat juga dikontrol. Melalui acara tersebut, Ahok juga berharap berita Jakarta diadakan kembali, sebagai media khusus pengontrol kebijakan yang memuat tentang kejanggalan-kejanggalan yang dilakukan jajarannya maupun bawahannya.
"Kami berharap sekali ada berita Jakarta. Dulu kami punya berita Jakarta, sedangkan itu sangat kurang beritanya. Makanya saya perintahkan berita Jakarta yang dibuat sekarang lebih cenderung mencari kelemahan, kesalahan dari SKPD. Jadi, berita Jakarta itu lebih pada kesalahannya," ungkap Ahok di Balai Agung, Balaikota DKI Jakarta Jl. Medan Merdeka Selatan No. 8-9 Jakarta Pusat. Dalam sambutannya did epan insan pers, Ahok juga mengatakan kalau dirinya demam dengan wartawan yang bermodalkan hanya bisa menggertak. Menurutnya, hal itu menguntungkan dia, apalagi kata dia ada wartawan yang suka mencari-cari keslahannya maupun kesalahan bawahannnya. "Sejak dulu jadi bupati saya paling demam sama 'wartawan tanpa suratkabar' yang bersifat sebulan sekali, seminggu sekali, karena suka gertak-gertak SKPD. Nah, itu supaya dia mencari saya, kalau mencari saya berarti mencari-cari kesalahan dinas dan pejabat yang ada di bawah naungan saya. Jadi, saya mendapat pengawasan gratis," tuturnya. (Asma/Popi) 
"Kami berharap sekali ada berita Jakarta. Dulu kami punya berita Jakarta, sedangkan itu sangat kurang beritanya. Makanya saya perintahkan berita Jakarta yang dibuat sekarang lebih cenderung mencari kelemahan, kesalahan dari SKPD. Jadi, berita Jakarta itu lebih pada kesalahannya," ungkap Ahok di Balai Agung, Balaikota DKI Jakarta Jl. Medan Merdeka Selatan No. 8-9 Jakarta Pusat. Dalam sambutannya did epan insan pers, Ahok juga mengatakan kalau dirinya demam dengan wartawan yang bermodalkan hanya bisa menggertak. Menurutnya, hal itu menguntungkan dia, apalagi kata dia ada wartawan yang suka mencari-cari keslahannya maupun kesalahan bawahannnya. "Sejak dulu jadi bupati saya paling demam sama 'wartawan tanpa suratkabar' yang bersifat sebulan sekali, seminggu sekali, karena suka gertak-gertak SKPD. Nah, itu supaya dia mencari saya, kalau mencari saya berarti mencari-cari kesalahan dinas dan pejabat yang ada di bawah naungan saya. Jadi, saya mendapat pengawasan gratis," tuturnya. (Asma/Popi) 





























