Bertemu Korban Lapindo, Jokowi Janji Ganti Rugi Tuntas Akhir September

Bertemu Korban Lapindo, Jokowi Janji Ganti Rugi Tuntas Akhir September
Sidoarjo, Obsessionnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjanji akan menyelesaikan proses ganti rugi terhadap seluruh korban luapan lumpur PT Lapindo Brantas paling telat akhir September tahun ini. Janji itu dikemukakan Jokowi saat bertemu perwakilan korban di Porong, Sidoarjo, Jatim, Selasa (25/8/2015). "Sekarang uangnya sudah siap, alhamdulilhah, disyukuri ya," ujar Jokowi kepada warga disaksikan Gubernur Jatim Soekarwo, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dan Kepala BPLS Sunarso. Pemerintah telah menyiapkan dana talangan dari APBN sebesar Rp 767 miliar. Tahap pertama pembayaran sudah dilakukan beberapa waktu lalu dengan nilai realisasi sebesar Rp 155 miliar, sedangkan tahap kedua direncanakan dalam waktu dekat dengan besaran dana mencapai Rp 164 miliar. "Saya itu sampaikan ke Menteri PU dan Kepala BPLS untuk segera, jangan ditunda-tunda, jangan menghambat tapi harus dicek satu persatu," kata Presiden disambut gembira warga. Jokowi mengaku sering kali bertemu perwakilan korban yang meminta supaya proses ganti rugi segera diselesaikan pemerintah. Namun dia mengatakan proses ganti rugi terhadap warga mengalami keterlambatan karena dana tersebut perlu mendapat persetujuan DPR. "Uang yang sangat besar, oleh sebab itu saya belum berani menyatakan kesanggupan, karena perlu ada persetujuan dari DPR, karena uang APBN tapi itu tidak mudah," terangnya. Terakhir presiden berpesan apabila dana ganti rugi sudah dicairkan pemerintah, dana tersebut sebaiknya digunakan untuk hal bersifat produktif seperti membeli rumah, lahan baru atau untuk keperluan usaha. Presiden tidak ingin korban menghambur-hamburkan uangnya untuk keperluan yang bersifat konsumtif. "Karena biasanya kalau yang namanya pegang uang banyak itu pada bingung," ucap presiden. (Has)