Tahun 2020, Kapasitas Bandara Supadio Jadi 20 Juta Penumpang

Tahun 2020, Kapasitas Bandara Supadio Jadi 20 Juta Penumpang
Pontianak, Obsessionnews - Sebelum mengakhiri kunjungan kerja di provinsi Kalimantan Barat, Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana dan sejumlah Menteri Kabinet Kerja menyempatkan diri meninjau proyek revitalisasi Bandara Supadio, Pontianak, Minggu (23/8/2015). Presiden ingin melihat langsung bagaimana progres pengerjaan Bandara Supadio agar berjalan sesuai target yang ditentukan. Setelah sampai di lokasi, presiden langsung mendapat paparan Dirut PT Angkasa Pura II, Budi Karya Sumadi. "Potensi ekonominya besar bapak presiden, karena itu kita akan kembangkan ke depan," ujar Budi. Budi mengatakan minat masyarakat Kalimantan Barat menggunakan jasa transportasi udara sangat tinggi, hal itu yang menjadi alasan mengapa pihaknya perlu merevitalisasi bandara Supadio. Dia menjelaskan targetnya pada 2020, bandara ini akan memiliki kapasitas 20 juta penumpang. "Jumlahnya tujuh kali lipat dari yang ada sekarang," terang Budi. Setelah revitalisasi, kini bandara itu memiliki area seluas 309,69 ha dan pada 2020 akan dikembangkan hingga seluas 332,39 ha. Terminalnya seluas 6.940 m2 dan akan menjadi 32.000 m2 pada 2017, sementara runway 2.245x45, dan apron 30.800 m2. "Kita berangsur-angsur membangun, memang tanah selalu menjadi masalah maka harus kita siapkan dari sekarang supaya tidak mahal," papar Budi. Bandara Supadio Pontianak merupakan satu dari lima bandara di Indonesia yang direvitalisasi oleh PT Angkasa Pura II. Selian itu ada pula Bandara Internasional Kualanamu Medan, Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Bandara Internasional Minangkabau Padang, dan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. (Has)