Surya Paloh Mampu Pengaruhi Kebijakan Publik

Jakarta, Obsessionnews - Majalah Men’s Obsession yang terbit di Jakarta memilih Surya Paloh sebagai salah seorang dari 70 tokoh yang berpengaruh di Indonesia. Men’s Obsession edisi Agustus 2015 menurunkan tema utama ’70 Tokoh Berpengaruh di Indonesia 2015’. Ribuan eksemplar majalah tersebut dibagikan secara gratis pada acara upacara HUT ke-70 Kemedekaan Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2015). Surya Paloh membuat gebrakan besar dalam Pemilu 2014. Partai yang didirikannya, Nasional Demokrat (NasDem), secara mengejutkan unjuk gigi dalam Pemilu tersebut dengan menyabet 6,72% suara atau 35 kursi di DPR, mengalahkan tiga partai lama, yakni Hanura, PBB, dan PKPI. Gebrakan akbar lainnya adalah sukses mengantarkan duet Joko Widodo (Jokowi) – Jusuf Kalla (JK) memenangi Pilpres 2014. Kisah sukses NasDem tak berhenti di situ. Empat kader NasDem dipercaya oleh Presiden Jokowi duduk di Kabinet Kerja. Tedjo Edhy Purdijatno mendapat amanah mengisi pos Menko Polhukam. HM Prasetyo ditunjuk sebagai Jaksa Agung. Ferry Mursidan Baldan menduduki posisi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional. Sementara itu Siti Nurbaya Bakar memperoleh jabatan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Pada minggu pertama Agustus 2015 jatah menteri dari NasDem berkurang satu, karena Tedjo dicopot, digantikan oleh Luhut Binsar Panjaitan. Kesuksesan NasDem meraih suara yang cukup signifikan pada Pemilu 2014 tidak lepas dari popularitas dan pengaruh Surya Paloh. Pria bernama lengkap Surya Dharma Paloh ini memang populer sebagai politisi dan pengusaha media. Di pentas politik, Surya sejak muda telah aktif di Golkar, dan bahkan memegang jabatan strategis sebagai Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar periode 2004 – 2009. Saat itu yang menjadi Ketua Umum Golkar adalah JK. Pengaruh Surya kian besar dengan keberadaan grup media massa miliknya yang semakin membesar dan berpengaruh dalam dunia pertelevisian. Pemberitaan-pemberitaan Metro TV dan Media Indonesia, dua media yang berada di bawah payung Media Group, mampu mempengaruhi kebijakan publik. Tahun 2009 Surya bertarung melawan Aburizal Bakrie alias Ical memperebutkan posisi Ketua Umum dalam Musyawarah Nasional (Munas) Golkar tahun 2009 di Pekanbaru, Riau. Dalam Munas Golkar tersebut Surya bertekuk lutut. Setelah itu dia mendirikan NasDem yang mendapat sambutan hangat dari berbagai elemen masyarakat. Meskipun berandil besar mengantarkan Jokowi menjadi Presiden, Surya tidak berambisi menjadi menteri. Ia sudah merasa puas empat kader NasDem dipercaya menjadi menteri. (Arif RH/Pul)





























