Lebur 100 Lembaga, Jokowi Klaim Bisa Hemat Anggaran

Pontianak, Obsessionnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui akan meleburkan sekitar 100an Lembaga Non-Kementerian yang selama ini tidak jelas peruntukannya. Tim masih melakukan penilaian jika tidak tepat guna maka akan dileburkan ke dalam salah satu kementerian. "Ini kurang lebih 100an akan dilihat satu persatu," ujar Jokowi di Pontianak, Kalbar, Sabtu (22/8/2015). Presiden menegaskan pemerintah terpaksa mengambil kebijakan untuk meleburkan lembaga non kementerian dimaksud demi melakukan penghematan keuangan negara. Apalagi belanja pemerintah untuk tahun anggaran 2016 mengalami peningkatan. "Kalau bermanfaat untuk negara, untuk bangsa, untuk rakyat tetap. Kakau gak ya memang harus (lebur) karena disitu menyangkut biaya, anggaran, kost yang harus dikeluarkan. Kita semuanya ingin efisien-efisien-efisien," kata presiden. Sebelumnya, Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan meski banyak lembaga akan dibubarkan pemerintah, fungsi yang dijalankan lembaga-lembaga itu akan tetap dilakukan. Pemerintah akan memberikan fungsi lembaga-lembaga itu kepada lembaga atau kementerian yang ada. "Organisasi daripada berdiri sendiri, cost-nya tinggi jadi dicantolkan ke lembaga atau kementerian saja. Yang nggak jelas fungsinya akan dilebur supaya jangan terlalu banyak," kata Luhut. Pemerintahan di bawah Presiden Joko Widodo sudah membubarkan 10 lembaga. Kesepuluh lembaga itu adalah Dewan Penerbangan dan Antariksa Nasional, Lembaga Koordinasi dan Pengendalian Peningkatan Kesejahteraan Sosial Penyandang Cacat, Dewan Buku Nasional, dan Komisi Hukum Nasional. Selain itu, Presiden Jokowi juga telah membubarkan Badan Kebijaksanaan dan Pengendalian Pembangunan Perumahan dan Permukiman Nasional, Komite Antar-Departemen Bidang Kehutanan, Badan Pengembangan Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu, Komite Aksi Nasional Penghapusan Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak, Dewan Pengembangan Kawasan Timur Indonesia, dan Dewan Gula Indonesia. (Has)





























