Kalau Tak Bisa Jelaskan ATBI 2016 Sulit Disetujui

Jakarta, Obsessionnews - Anggaran Tahunan Bank Indonesia (ATBI) 2016, nampaknya bakal sulit mendapat persetujuan DPR RI. Sebab persoalan di internal BI seperti pelaksanaan operasi moneter dalam menjaga nilai tukar rupiah saja dilakukan setengah hati. Anggota Komisi XI DPR RI Misbakhun mengatakan, terkait operasi moneter tersebut, dirinya bakal meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar mengaudit BI secara khusus. Selanjutnya, persoalan dalam pencetakan uang serta benturan kepentingan perusahaan di bawah Yayasan BI juga menjadi sorotan. Terkait pencetakan uang, Misbakhun mempertanyakan siapa saja yang terlibat dalam prosesnya. Siapa suplier kertas, tinta serta pengamanannya. Selanjutnya, perusahaan di bawah Yayasan BI juga dianggap banyak melakukan kerjasama pengelolaan kegiatan bisnis di BI yang berorientasi profit. Makanya, Komisi XI kata Misbakhun, bakal konsen melakukan pendalaman dalam pembahasan ATBI 2016. "Kalau BI tidak bisa menjelaskan banyak pertanyaan anggota Komisi XI terkait masalah yang sudah ditanyakan tersebut, maka bisa jadi ATBI 2016 sulit disetujui Komisi XI," kata dia dalam siaran pers yang diterima obsessionnews.com, Sabtu (22/8). (Mahbub Junaidi)





























