Nasdem Ancam Pecat Kader di DPRD yang Tak Bisa Dongrak Suara Pilkada

Nasdem Ancam Pecat Kader di DPRD yang Tak Bisa Dongrak Suara Pilkada
Padang, Obsessionnews - Anggota Fraksi Partai Nasdem yang dianggap tidak bisa meningkatkan partisipasi pemilih di daerah pemilihan (dapil) nya pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang digelar 9 Desember 2015, bersiap-siap untuk diganti. Komitmen tersebut merupakan kebijakan partai secara nasional untuk memenangkan pemilihan kepala daerah serentak, baik pilkada gubernur, bupati dan walikota. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem, Enggartiasto Lukita mengatakan, anggota DPRD dari fraksi Partai Nasdem minimal partisipasi pemilih pada pilkada bulan Desember 2015 harus sama dengan partisipasi pemilihan pada pemilihan legislatif. "Jika partisipasi pemilih pada pilkada nanti tidak bisa lebih baik, setidaknya sama dengan pelaksanaan pileg," ujar Enggartiasto Lukita usai membuka secara resmi rapat kerja pemenangan Pilkada Sumbar 2015 dan pembukaan Sekolah Legislatif, Jum'at (21/8). Nasdem Pdg- Ia mengancam bagi yang tidak sanggup memenangkan bakal calon kepala daerah yang diusung atau didukung Partai Nasdem di dapilnya, bersangkutan diberhentikan. Pengurus partai akan mempertanyakan bersangkutan, untuk mengetahui kenapa tidak bisa mendokrak suara di dapilnya pada pilkada yang digelar 9 Desember 2015. Rapat kerja pemenangan Pilkada Sumbar 2015 dan pembukaan Sekolah Legislatif dihadiri balon bupati/walikota dan gubernur yang diusung Partai Nasdem. Pengurus partai politik juga hadir dalam kegiatan tersebut. Enggartiasto Lukita mengatakan, pilkada serentak yang digelar 9 Desember 2015, Partai Nasdem telah mengeluarkan 252 surat keputusan tentang calon kepala daerah yang diusung Partai Nasem dari 269 daerah kabupaten/kota serta provinsi yang melaksanakan pilkada serentak. Partai Nasdem berkomitmen menjadi pemenang pada pilkada serentak yang digelar Desember 2015. (Musthafa Ritonga)