Pertamina dan BNN Beri Penyuluhan ke Sekolah Rawan Narkoba

Jakarta, Obsessionnews - Narkoba sudah sangat mencemaskan kedepannya bagi bangsa dan negara. Apalagi sudah merambah dikalangan pelajar seperti Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Untuk itu, PT. Pertamina melakukan CSR dengan menunjuk pelaksananya Pertamedika dengan didampingi oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerjasama memberikan penyuluhan ke SMP SSN 5 Jakarta Pusat yang bertemakan 'Penyuluhan Bahaya Narkoba Bagi Generasi Muda'. Direktur Utama Pertamedika, Dr. dr. Mardjo Soebiandono Sp.B mengatakan, CSR ini sangat penting sebagai kepedulian dari Pertamina terhadap anak-anak bangsa. "Karena itu kita lakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba, terhadap siswa SD, SMP dan SMA," ujar Mardjo di gedung SMP 5 Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2015). Dia juga menyampaikan, dalam hasil penelitian yang dilakukan oleh BNN, ternyata 22 persen anak-anak SD, SMP dan SMA itu terlibat dalam narkoba. "Karena itu sangat tepat jika CSR Pertamina kali ini menyasar hal tersebut," katanya. Mardjo memaparkan, hari ini ada sekitar 300 siswa di SMP-N 5 Jakarta. Selanjutnya nanti akan dilakukan di SMP-N 4 Jakarta yang memiliki siswa sekitar 400 orang. "Akan kita lakukan penyuluhan serupa, serta tes urine dengan 4 item narkoba. Mudah-mudahan SMP 5 dan 4 yang bergengsi ini tidak ada yang terlibat dalam narkoba," tuturnya. Ketika disinggung kenapa penerima CSR dari Pertamina SMP 5, dia beralasan sekolah ini strategis menjadi sasaran para pengedar Narkoba yang ingin memasuki barang haram tesebut. "Karena SMP 5 ini adalah sekolah legendaris, dan letaknya ditengah pusat kota. Biasanya itu sasaran daripada orang yang tidak benar (pengedar) narkoba itu siswa dari sekolah-sekolah yang tenar," katanya. "Dari SMP 5 dan SMP 4 itu banyak sekali kan pejabat-pejabat kita, itu dari SMP terkenal ini," tambahnya. Karena terkenal, menurut dia, SMP ini tentu banyak siswa-siswa yang berasal dari kalangan berada. "Nah mereka itulah yang menjadi sasaran mereka. Orang kaya kan bisa, banyak uang, lalu stress, lari ke narkoba," ungkapnya. Oleh karena itu, pihaknya sekarang memberikan penyuluhan dan pemeriksaan, supaya tidak sampai terjadi hal tersebut. Hal serupa juga dikatakan oleh Kepala Sekolah SMP-N 5, Destoro menyampaikan, memang narkoba ini sesuatu yang membahayakan bagi generasi muda. "Jadi kalau mereka dari awal sudah memahami bahaya dari narkoba, mudah-mudahan mereka (murid SMP) tidak akan coba-coba terhadap narkoba," ujar Destoro. Menurutnya, bentuk sosialisasi seperti ini memang sangat diperlukan. Karena jika dari awal siswa sudah paham, maka kedepan pun akan tentu lebih waspada. Maka dari itu kami sangat berterima kasih kepada Pertamina serta BNN yang ikut membantu program pemerintah, yakni memerangi bahaya narkoba. "Dan ini juga sejalan dengan tujuh operasional Dinas Pendidikan DKI Jakarta, untuk menyetop perilaku menyimpang, dimana salah satunya itu adalah narkoba," terangnya. (Purnomo)





























