Ratusan Penyandang Cacat Ikuti Lomba HUT RI

Bandung, Obsessionnews - Memperingati kemerdekaan RI ke-70 selain di pelosok dan kawasan padat penduduk tapi juga di Panti Wyata Guna Jalan Pajajaran Bandung. Menurut Kepala Panti Cecep Satriaman, Senin (17/8), seluruh penghuni panti mengikuti perlombaan memeriahkan HUT RI ini. "Dari jumlah tersebut ada sekitar 32 orang tuna netra yang terbagi dalam 8 kelompok memperebutkan hadiah yang berada di ujung pohon pinang," tandas Cecep. [caption id="attachment_55234" align="aligncenter" width="640"]
panjat pinang tuna netra[/caption] Selain perlombaan panjat pinang, para penghuni ditambah alumni Wyata Guna inipun mengikuti lomba balap karung, sepak bola, volley, balap kelereng, adu bantal, tenis meja dan lain-lain. "Kita juga tidak mau ketinggalan dengan mereka yang normal untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan ini, hanya saja pada teknisnya seperti pada sepakbola, bola nya diberi bunyi-bunyian," tambah Cecep. Di sisi lain, sejumlah penyandang tuna netra, tuna rungu dan tuna wicara bermain band mengiringi para peserta lomba yang cukup semangat mengikuti berbagai perlobaan tersebut, seperti tidak terlihat lelah pemain band ini tak henti, ibarat medley menyanyikan lagu-lagu patriotik Iwan Fals. [caption id="attachment_55236" align="aligncenter" width="640"]
Panjat pinang tuna netra[/caption] Setelah dua jam berlangsung, karena hanya beberapa hadiah yang dapat diraih dari pohon pinang ini akhirnya panitia memperbolehkan peserta merobohkan dua pohon yang berisi hadiah dari para donatur tersebut. Akhirnya hadiah seperti handphone, payung, amplop yang berisi uang dan sejumlah hadiah lainnya dibagi rata, dengan senyuman yang merekah di wajah mereka tidak terlihat cape ataupun lelah, mereka tertawa-tawa, bahkan pelumas yang ada di badan peserta panjat pinang seakan tidak terasa gatal ataupun rikuh merekapun membagikan hadiah sesuai kesepakatan. (Dudy Supriyadi)
panjat pinang tuna netra[/caption] Selain perlombaan panjat pinang, para penghuni ditambah alumni Wyata Guna inipun mengikuti lomba balap karung, sepak bola, volley, balap kelereng, adu bantal, tenis meja dan lain-lain. "Kita juga tidak mau ketinggalan dengan mereka yang normal untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan ini, hanya saja pada teknisnya seperti pada sepakbola, bola nya diberi bunyi-bunyian," tambah Cecep. Di sisi lain, sejumlah penyandang tuna netra, tuna rungu dan tuna wicara bermain band mengiringi para peserta lomba yang cukup semangat mengikuti berbagai perlobaan tersebut, seperti tidak terlihat lelah pemain band ini tak henti, ibarat medley menyanyikan lagu-lagu patriotik Iwan Fals. [caption id="attachment_55236" align="aligncenter" width="640"]
Panjat pinang tuna netra[/caption] Setelah dua jam berlangsung, karena hanya beberapa hadiah yang dapat diraih dari pohon pinang ini akhirnya panitia memperbolehkan peserta merobohkan dua pohon yang berisi hadiah dari para donatur tersebut. Akhirnya hadiah seperti handphone, payung, amplop yang berisi uang dan sejumlah hadiah lainnya dibagi rata, dengan senyuman yang merekah di wajah mereka tidak terlihat cape ataupun lelah, mereka tertawa-tawa, bahkan pelumas yang ada di badan peserta panjat pinang seakan tidak terasa gatal ataupun rikuh merekapun membagikan hadiah sesuai kesepakatan. (Dudy Supriyadi) 




























