Jokowi Ingin Wujudkan Papua Negeri yang Damai

Jakarta, Obsessionnews - Presiden Jokowi memberikan perhatian kepada tanah Papua. Dalam menyampaikan pidato kenegaraan di depan sidang bersama DPD dan DPR di gedung Parlemen Senayan, Jakarta, presiden mengatakan Pemerintah berkomitmen untuk membangun Papua dan menjadikan Papua sebagai Tanah Damai. "Secara khusus saya ingin memberikan perhatian kepada tanah Papua," ujar Presiden, Jumat (14/8/2015). Dengan demikian kata presiden kerusuhan seperti kasus Tolikara yang terjadi beberapa waktu lalu, diharapkan tidak perlu terjadi lagi di masa depan. Salah satu komitmen Jokowi dalam mewujudkan Papua yang damai yakni dengan memberikan akses bagi wartawan asing untuk masuk dan meliput di Papua. Jokowi juga berkomitmen membangun sejumlah infrastruktur jalur kereta api di Papua, membangun lebih banyak waduk dan pelabuhan-pelabuhan untuk mendukung tol laut dengan tambahan banyak galangan kapal di sana. Presiden melanjutkan Pemerintah ingin melindungi masyarakat adat yang menghadapi konflik agraria, menurunkan emisi karbon dengan menghentikan kebakaran hutan, mengelola hutan secara lestari, melindungi nelayan dari para pencuri ikan dari negara-negara lain, melindungi generasi mendatang dari ancaman bahaya narkoba, serta membentuk komite rekonsiliasi untuk pelanggaran HAM berat. "Saat ini Pemerintah sedang berusaha mencari jalan keluar paling bijaksana dan mulia untuk menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM di Tanah Air. Pemerintah menginginkan ada rekonsiliasi nasional sehingga generasi mendatang tidak terus memikul beban sejarah masa lalu," katanya. Menurut Kepala Negara, anak-anak bangsa harus bebas menatap masa depan yang terbentang luas. Semua itu merupakan langkah awal pemerintah untuk menegakkan kemanusiaan di bumi Nusantara. (Has)





























