Adhyaksa Usulkan Pendidikan Pramuka Masuk Kurikulum 2013

Jakarta, Obsessionnews - Dalam rangka memperingati hari Pramuka yang jatuh pada 14 Agustus, Ketua Kwarnas Adhyaksa Dault mengusulkan kepada pemerintah agar pendidikan Pramuka dimasukan dalam kurikulum 2013. Hal ini bertujuan untuk mengembalikan semangat siswa untuk mengikuti kegiatan Pramuka di sekolah. Sebab, seiring dengan berkembangnya zaman modern, Pramuka seolah makin tidak dinikmati oleh para siswa, dengan kata lain siswa mengenal Pramuka hanya sebatas seragam sekolah. "Pada kurikulum 2013 wajib adanya Pramuka disekolah-sekolah mereka hanya memakai seragamnya saja, pendidikannya tidak ada sehingga mereka tidak mengerti apa itu Pramuka," ujar Adhyaksa Dault saat ditemui Obsessionnews, di Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur Jakarta Timur, Kamis (13/4/2015). Padahal menurutnya, pendidikan di Pramuka sebenarnya menyenangkan, karena sistemnya bisa menyesuaikan keadaan, kepentingan, dan perkembangan masyarakat, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai bangsa dengan jiwa yang patriotik, taat hukum dan disiplin. Mantan Menteri Pemuda Olahraga ini menjelaskan, bila zaman dulu, disaat perkembangan teknologi informasi masih terbatas. Para siswa masih senang diajak bermain di alam bebas, dengan mengunakan alat-alat tradisional. Pendidikan Pramuka pun bisa menyesuaikan. Namun sekarang kata dia, kondisinya para siswa atau anak-anak di sekolah, lebih senang main internet, game, media sosial dan permainan modern lainnya. Karena itu, ia mengusulkan pendidikan Pramuka juga harus masuk ke sistem informasi dengan cyber. "Saya sarankan Pramuka itu harus asik dan gembira dengan cara mereka sendiri karena anak-anak sekarang 24 jam ada di dunia maya dimedsos untuk itu kita harus masuk ke dunia cyber, dan kita buat pasukan cyber Indonesia, cyber pramuka," jelasnya. Adhyaksa menginginkan, jaringan informasi di internet tidak hanya digunakan sebatas bermain dan bercanda tanpa menghasilkan nilai-nilai yang positif. Tapi harus dijadikan sebagai pusat informasi, dan pembelajaran akan pentingnya teknologi. "Seetiap anggota Pramuka adalah kantor berita. Mereka bisa menjadi jurnalis jika ada berita bisa mereka sampaikan," tandasnya. (Albar)





























