Anggaran untuk Koperasi di Tanah Air Baru Rp120 Miliar

Bandung, Obsessionnews - Kementerian Koperasi dan UKM mengakui alokasi anggaran untuk koperasi di seluruh Indonesia masih minim, yakni sekitar Rp. 120 Milyar. Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM Prasetio Heriyanto saat menjadi pembicara dalam sebuah dialog di Bandung, Kamis (13/8). Prasetio menilai anggaran tersebut memang minim, namun diharapkan Pemerintah Kota dan Kabupaten serta Propinsi dapat membantu melakukan pembinaan terhadap koperasi di tanah air serta para pelaku ekonomi dapat menjalankan roda ekonomi koperasi. "Kunci pemerataan kesejahteraan rakyat adalah melakukan pemberdayaan UKM dan koperasi," tandasnya. Dari data Kementerian Koperasi dan UKM tanggal 31 Desember 2014 tercatat jumlah koperasi di Indonesia sebanyak 209.488. 147.249 atau 70,3 % tercatat koperasi masih aktif dari sisi keanggotaan serta jumlah anggota koperasi meningkat signifikan dari 30,4 juta menjadi 36,4 juta. Sedangkan dari sisi volume usaha mencapai Rp189, 86 Triliun dengan nilai Sisa Hasil Usaha (SHU) Rp14,8 Triliun. Sementara jumlah UMKM mencapai 42 juta unit, dari jumlah tersebut 98 % diantaranya usaha mikro melibatkan 60 juta jiwa. Dalam acara dialog dan konsolidasi seluruh anggota Konfederasi Pergerakan Rakyat Indonesia (KPRI) ini digagas pula upaya untuk membangun komunikasi dan keterhubungan kerjasama usaha antar koperasi-koperasi rakyat anggota KPRI karena saat ini sedikitnya 29,3% dari jumlah penduduk masih rentan dan tergolong miskin. (Dudy Supriyadi)





























