Dicopot, Rahmat Gobel 'Protes' Lewat Twitter

Dicopot, Rahmat Gobel 'Protes' Lewat Twitter
Jakarta, Obsessionnews - Sebelum upacara pelantikan Kabinet Kerja Jokowi-JK hasil resufle Rabu (12/8) siang Rachmat Gobel lewat akun Twitter-nya @Rahmat Gobel memprotes dengan memaparkan sejumlah prestasi kerjanya. Menteri yang dicopot Jokowi-JK, adalah Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdijatno, Sofyan Djalil (Menteri Perekonomian), Indroyono (Menko Kemaritiman), Rahmat Gobel (Menteri Perdagangan), Andriyanof Chaniago (Menteri PPP/Kepala Bappenas), dan Andi Widjayanto (Mensetkab). (Baca juga:  Thomas Lembong, Arsitek Akuisisi BCA Yang Jadi Menteri Perdagangan) Nama Rachmat Gobel mencuat di antara nama-nama yang bakal direshuffle menyusul pembatalan secara mendadak agenda Mendag menghadiri Trade Expo Indonesia (TEI). Tambahan lagi, Bos Panasonic Gobel ini memposting sederetan prestasi yang diraih selama 10 bulan 5 hari menduduki posisi Mendag. Melalui akun Twitter-nya @Rahmat Gobel, ia men-share sejumlah prestasi ke media sosial seolah tak terima dengan pencopotannya. Rahmat-Gobel- Berikut postingan prestasi yang diklaim Rahmat, yang berjudul 10 Fakta Besar Kinerja Rachmat Gobel: 1. Menetapkan Visi 300% Ekspor Nonmigas Hingga Tahun 2019 yang mensinergikan seluruh kekuatan sumber daya Kementerian Perdagangan, Dinas Perdagangan Kabupaten dan Provinsi seluruh Indonesia, mensinergikan sumber daya sejumlah kementerian, terutama Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Koperasi dan UKM serta Kementerian Keuangan (Melalui Bea dan Cukai), Kementerian Perumahan dan Pekerjaan Umum, serta Kementerian Pariwisata. 2. Mengkonsolidasi Atase Perdagangan dan ITPC di seluruh dunia untuk aktif menciptakan penetrasi, perluasan pasar baru, memperluas komoditas, menjalin pertemuan dan transaksi bisnis guna meningkatkan ekspor nonmigas. 3. Meraih Momentum dalam World Economic Forum dan Memastikan Persiapan Masyarakat Ekonomi ASEAN untuk Meningkatkan Investasi, Perdagangan, dan Pariwisata 4. Mengeluarkan Aturan S-VLK Ekspor Kerajinan untuk menekan illegal logging dan penyelamatan lingkungan 5.Mengeluarkan Aturan CnC Ekspor Timah untuk menekan kerusakan akibat pertambangan dan penyelamatan lingkungan 6. Mengeluarkan Aturan Pelarangan Minuman Beralkohol di Minimarket. 7.Memusnahkan ribuan produk yang tidak sesuai standar SNI dan mengancam Keamanan, Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan (K3L) dan mengaktifkan pengawasan barang beredar dan perlindungan konsumen. 8. Mencabut Ribuan Importir Terdaftar yang Melanggar Aturan dan melakukan Tata Kelola Impor 9.Melawan Mafia Beras dengan visi mendorong Swasembada Pangan, melalui tindakan menghetikan sementara impor beras, operasi pasar, menciptakan stabilisasi harga beras, memastikan keamanan pangan dan ketersediaan bahan pokok. 10. Menciptakan Transparansi melalui Perizinan Online dan Menguatkan Komunikasi Intensif dengan Masyarakat melalui berbagai platform media social, dan beragam pertemuan langsung dan tak langsung, serta komunikasi personal/pribadi Menteri Perdagangan. (rez)