Puerto Rico Gagal Bayar, Warganya Tinggalkan Pulau

Puerto Rico Gagal Bayar, Warganya Tinggalkan Pulau
Jakarta, Obsessionnews - Setelah Yunani, kini giliran Puerto Rico yang harus menghadapi resiko gagal bayar. Negara persemakmuran itu, baru mampu membayar 628 ribu dollar AS dari total tagihan yang mencapai 58 juta dollar AS kepada kreditur Public Finance Coorporation. Hutang tersebut seperti dilansir CNN Money, sebagian besar dimiliki warga melalui serikat kredit (credit union). Presiden Bank Pembangunan pemerintah Puerto Rico, Melba Acosta Febo mengatakan, hal ini mencerminkan keprihatinan serius tentang likuiditas negara dalam kombinasi antara kewajiban kepada kreditur serta kewajiban yang sama pentingnya untuk warga. Gagal bayar ini, merupakan yang pertama kali dalam sejarah Puerto Rico. Alejandro Garcia Padilla, Gubernur negara pulau ini menyebutnya sebagai 'pusaran kematian'. Selain berjuang melunasi hutang di kisaran 70 milyar dollar AS, ekonomi negara tersebut juga berada dalam resesi. Padilla pun membentuk tim guna merestrukturisasi krisis hutang pada akhir musim panas lalu. Sebab persoalan ini memukul Puerto Rico dengan keras dan warganya mulai meninggalkan negara guna mencari pekerjaan dan stabilitas keuangan. Saat ini, di Puerto Rico angka pengangguran terbilang tinggi. Perekonomian yang terus menciut membuat masa depannya terlihat suram. (Mahbub Junaidi)