Satgas KKP Cegah Garam Impor Mengguyur Pasar

Jakarta, Obsessionnews - Mengatasi persoalan banjirnya pasar oleh garam impor, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sudah membentuk Satuan Tugas (Satgas). Tujuannya, mengatur impor jangan sampai mengguyur pasar saat musim panen di dalam negeri. "Tapi sekarang ini persoalannya, pernyataan ingin menyerap garam itu hanya klise saja," kata Susi kepada wartawan di kantornya, di Jakarta, Rabu (5/8). Susi mengimbau agar jangan ada impor supaya harga jual produksi petani tidak makin terpuruk. Dan cara mencegah garam impor merembes ke pasar, pihaknya sudah melibatkan Polda Metro Jaya. "Caranya mencegah, saya berharap Polda Metro Jaya juga merembet ke soal garam bukan cuma soal dwelling time," sebut Susi. Terkait dana yang sudah dialokasikan sebesar hampir Rp 600 milyar dari APBN, Susi berharap agar anggaran bisa dipakai guna menggairahkan petani. "Kalau oknumnya (importir) tidak se-ide, ini yang sangat susah," kata dia. Memang, dalam pertemuan yang digelar antara Menteri KKP, Menteri Perdagangan, Asosiasi Garam serta Importir Garam, tidak ditemukan solusi terbaik untuk menyelamatkan petani. Menurut Susi, importir lebih memilih mendatangkan garam dari luar negeri karena besarnya keuntungan.(Mahbub Junaidi)





























