Kepsek SMP Flora Terancam Dipecat Jika Evan Meninggal karena MOS

Kepsek SMP Flora Terancam Dipecat Jika Evan Meninggal karena MOS
Banggai, Obsessionnews - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengaku telah membentuk tim investagasi untuk menyelidiki penyebab kematian Evan Christoper Situmorang (12). Evan adalah siswa yang meninggal dua minggu setelah mengalami sakit pada kaki yang didapat usai mengikuti kegiatan masa orientasi sekolah (MOS) di SMP Flora. "Menyangkut kasus ini kita akan tuntasnya sesudah investigasi lengkap. Kita ingin tahu apa yang terjadi," ujar Menteri Anies kepada wartawan di Banggai, Sulteng, Minggu (2/8/2015) malam. Begitu mendengar kabar kematian Evan, Anies mengatakan tim investigasi yang dipimpin Inspektur Jenderal Kemendikbud Haryono Umar langsung bertindak dengan meminta ketengan dari berbagai pihak antara lain, kepala sekolah, warga sekolah, keluarga termasuk kedua orang tua korban. "Kita ingin mengetahui apa yang terjadi pada tanggal 7 s/d 9 Juli lalu apa yang terjadi tanggal 30 Juli. Kira-kira 23 hari sesudah MOS saat itu kemudian meninggal," katanya. Dalam waktu dekat investigasi yang dilakukan ditargetkan selesai. Sebab berbagai data dan keterangan yang dihimpun dari berbagai sumber hampir semua sudah terkumpul. Anies mengatakan jika kematian Evan terbukti karena faktor MOS maka sanksi akan diberikan kepada pihak sekolah. "Karena kalau menang terjadi karena MOS sekolahnya, maka Kepala Sekolahnya harus ditindak, bisa langsung berhentikan, digantikan posisinya. Kalau sekolahnya sekolah swasta izinya bisa dicabut," tegas Anies. Sebelumnya, Evan meninggal dua minggu setelah mengalami sakit di kakinya. Sakit itu menurut keluarga didapat setelah Evan mengikuti salah satu kegiatan MOS "cinta lingkungan" dengan berjalan kaki sekitar 4 kilometer. Setelah masuk sekolah, sakitnya tak kunjung hilang. Berbagai pengobatan sudah dilakukan keluarga, dari refleksi hingga ke puskesmas. Namun, tak kunjung sembuh. Kemudian, Evan sempat jatuh di kamar mandi sekolah, sampai akhirnya tak dapat masuk sekolah. Dua hari setelah jatuh, yakni tanggal 30 Juli 2015, Evan mengalami kejang. Akhirnya, korban meninggal setelah dilarikan ke rumah sakit. (Has)