Kedubes Maroko Rayakan Hari Kenaikan Tahta Raja, Hadir Dua Menteri

Jakarta, Obsessionnews – Kedutaan Maroko merayakan hari kenaikan tahta raja Maroko Mohammed VI yang ke-16, Kamis malam (30/7/2015) di Hotel Borubudur, Jakarta. Selain dihadiri para diplomat dari berbagai kedutaan di Indonesia, juga terlihat hadir Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan Wakil Menteri Luar Negeri Adburrahman Fachir. “Yang terhormat Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, yang terhormat Wakil Menteri Luar Negeri Adburrahman Fachir, dan rekan-rekan yang disayangi, saya senang menyambut kedatangan kalian dalam rangka merayakan ulang tahun ke-16 dari Penobatan dari Yang Mulia Raja Mohammed VI,” kata Duta Besar Maroko untuk Indonesia Mohammed Madji dalam bahasa Inggris membuka pidatonya. Mohammed Madji menjelaskan, sejak pengangkatan Raja Mohammed VI pada tahun 1999, yang Mulia Raja telah melakukan serangkaian reformasi demokrasi yang berani. Tahun ini, bisa kita menyaksikan langkah-langkah penentu Maroko dengan reformasi penting, regionalisasi canggih.
Sang Raja, mengadakan pendekatan yang inklusif proyek regionalisasi canggih bertujuan untuk menghasilkan proposal yang komprehensif, dan menggaris bawahi kekhususan untuk lokal, mendorong tata pemerintahan yang baik di tingkat lokal, dan memenuhi ekonomi lokal dan kebutuhan perkembangan sosial. Tak hanya itu, yang paling disorot, adalah HM Raja juga menginjakkan kakinya Senegal, Guinea-Bissau, Pantai Gading dan Gabon. Sejak penobatan-Nya, telah banyak melakukan kunjungan kebeberapa telah dilakukan banyak Kunjungan Royal ke beberapa daerah Sahara dengan melakukan ikatan budaya dan spiritual yang kuat, hubungan ekonomi yang diperkuat dan telah diperkuat dan fokus pada pembangunan manusia dan sosial. Saat ini Maroko juga menjadi pusat keuangan untuk Afrika. Pembangunan Bank Afrika (ADB) telah memilih Maroko sebagai "Casablanca Kota Keuangan" untuk membangun Dana "Afrika 50", yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan, perkembangan sosial dan manusia melalui pembiayaan yang inovatif. (Popi Rahim)
Sang Raja, mengadakan pendekatan yang inklusif proyek regionalisasi canggih bertujuan untuk menghasilkan proposal yang komprehensif, dan menggaris bawahi kekhususan untuk lokal, mendorong tata pemerintahan yang baik di tingkat lokal, dan memenuhi ekonomi lokal dan kebutuhan perkembangan sosial. Tak hanya itu, yang paling disorot, adalah HM Raja juga menginjakkan kakinya Senegal, Guinea-Bissau, Pantai Gading dan Gabon. Sejak penobatan-Nya, telah banyak melakukan kunjungan kebeberapa telah dilakukan banyak Kunjungan Royal ke beberapa daerah Sahara dengan melakukan ikatan budaya dan spiritual yang kuat, hubungan ekonomi yang diperkuat dan telah diperkuat dan fokus pada pembangunan manusia dan sosial. Saat ini Maroko juga menjadi pusat keuangan untuk Afrika. Pembangunan Bank Afrika (ADB) telah memilih Maroko sebagai "Casablanca Kota Keuangan" untuk membangun Dana "Afrika 50", yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan, perkembangan sosial dan manusia melalui pembiayaan yang inovatif. (Popi Rahim) 




























