Jupe Sarankan Prilly Laporkan Pengedar Foto Bugil ke Poda

Jupe Sarankan Prilly Laporkan Pengedar Foto Bugil ke Poda
Jakarta, Obsessionnews – Pemain Sinetron Ganteng-Ganteng Srigala Prilly Latuconsina didampingi kuasa hukumnya Siddik Latuconsina SH melaporkan pengedar foto bugil mirip dirinya ke Polda Metro Jaya, Jumat (31/7). Selain itu, bintang muda (18) yang tengah naik daun ini mengaku berterimakasih dengan Aktris Julia Perez yang telah memberikan support dan menemaninya menggiring kasus ini. “Makasih ka @juliaperrezz udah support dan nemenin aku hari ini. Kaka memang berhati baik bgt. Love youuuuu,” tulis akun instagram Prilly. Dihal yang sama, Jupe juga mengucapkan dukungan penuh untuk Prilly. “Always support my girls,” tegas Jupe. Sementara, Siddik menjelakan laporan materi dengan dugaan melanggar Pasal 27 ayat 1 dan 3 UU 11 2008 tentang IT. Ini akan menjerat pengedar foto tersebut dengan tindak pidana 6 tahun penjara, karena secara sengaja memperlihatkan gambar yang menyerupai seseorang tanpa busana. "Setiap orang dengan sengaja tanpa hak mendistribusikan, membuat aplikasi untuk disiarkan melalui elektronik, melanggar kesusilaan. Tindak pidana 6 tahun dan atau denda Rp 1 M. Karena dengan sengaja tanpa hak memperlihatkan gambar yang menyerupai wajah Prilly dengan tubuh bugil orang lain," pungkasnya. Pricillla Akibat ulah edaran foto tersebut banyak aktivitasnya yang terganngu dan penggear juga mempersalahkannya. "Tawaran kerjaan gagal sih enggak ada, karena udah diliat pakar telematika itu editan. Negatifnya sih buat fans aku yang masih di bawah umur, mereka jadi berpikir negatif dan beneran menganggap aku udah enggak perawan lagi," ucap Prilly. Tak hanya itu, pihak keluarga juga menjadi kecewa dengan kasus ini. "Aku difitnah. Aku nggak pernah ambil peran dewasa yang menggoda. Makanya mereka terpukul sekali," katanya. Ia baru menyadari, setelah para penggemar memberitahunya. "Fans kasih tahu aku, ketika foto itu mulai tersebar. Hasil pelaporan ini akan jadi pelajaran para haters agar tak membully dengan kata-kata tak sopan," ujarnya. (Popi Rahim)