Pendaftaran Calon Pilkada Golkar, Rujukan KPUD Bukan Ketum Partai

Pendaftaran Calon Pilkada Golkar, Rujukan KPUD Bukan Ketum Partai
Jakarta, Obsessionnews - Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar hasil Munas Bali, Nurdin Halid dan Sekretaris Jenderal Idrus Marham mendatangi Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menyerahkan nama-nama calon kepala daerah hasil kesepakatan dua kepengurusan partai Golkar.‬ ‪Nurdin mengatakan, KPU harus merujuk pada surat pernyataan resmi ketetapan tim 10 (tim penjaringan), berdasarkan nama yang ditetapkan dan sudah dibuatkan SK oleh masing-masing kubu. Baik dari kubu ARB maupun kubu Agung Laksono. "Maka rujukan KPUD adalah berdasarkan tim 10, bukan Ketua Umum. Jadi di daerah tidak boleh ada permainan, termasuk di kota-kota juga," ujar Nurdin Halid di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2015). ‪Nurdin menambahkan, dalam pendaftaran di beberapa KPU daerah terdapat calon-calon yang memiliki lebih dari satu Surat Keputusan DPP Golkar. Adapun penyerahan nama-nama calon di KPU kali ini untuk memberikan rujukan bagi KPU, agar tidak salah dalam menerima pendaftaran calon.‬ Nurdin dan Idrus di KPU ‪Selain rujukan nama-nama calon kepala daerah, Nurdin dan Idrus juga menyerahkan pernyataan kesepakatan bersama yang ditandatangani sepuluh anggota tim penjaringan calon kepala daerah.‬ ‪Untuk diketahui, dua kubu yang berseberangan di internal Partai Golkar akhirnya mencapai kesepakatan terkait pendaftaran calon kepala daerah yang akan bertarung dalam pilkada serentak 9 Desember 2015 nanti. Perundingan oleh tim penjaringan bersama telah menghasilkan kesepakatan untuk 219 calon kepala daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.‬ ‪ Tim penjaringan calon kepala daerah bersama ini terbentuk setelah kedua kubu di internal Golkar membuat kesepakatan islah terbatas. Masing-masing kubu menunjuk lima pengurus melalui SK untuk masuk menjadi anggota tim penjaringan bersama.‬ ‪Tim penjaring dari kubu Aburizal adalah MS Hidayat, Theo L Sambuaga, Indra Bambang Utoyo, Ahmadi Noor Supit, dan Nurdin Halid, sedangkan dari kubu Agung Laksono adalah Yorrys Raweyai, Laurence Siburian, Ibnu Munzir, Lamhot Sinaga, dan Melky Lakalena. (Purnomo)