Dian Sastro Nilai Pidato PM Inggris Kesempatan Emas Indonesia

Dian Sastro Nilai Pidato PM Inggris Kesempatan Emas Indonesia
Jakarta, Obsessionnews – Perdana Menteri Inggris David Cameron mengunjungi Indonesia Senin (27/7), bermisi agar membantu Indonesia khususnya dalam perkembangan ekonomi. Dalam pidatonya, David Cameron menyatakan membuka pintu seluasnya untuk Indonesia. Sambutan PM Inggris ini, membuat aktris ternama film ‘Ada apa dengan cinta’ Dian Sastro berkomentar positif. “It was such a rare opportunity to see the United Kingdom Prime Minister himself in person #DavidCameron he was very lively in his opening speech. He said: UK is open for business, and for Indonesia, the doors are opened widely,” tulis instagram Dian Sastro, therealdisastr, Selasa (28/7/2015). Yang berarti, ”suatu kesempatan langka melihat secara pribadi Perdana Menteri Inggris #DavidCameron, sambutannya begitu hidup. Dia mengatakan: Inggris terbuka untuk bisnis, dan untuk Indonesia, pintu terbuka secara luas”. Kelanjutan instagram Dian menyebutkan, “UK is ready to help Indonesia's development in the upcoming years, ready to lend expertise and technology, and even ready to welcome More Indonesian students to study in the UK, work there to gain expert knowledge, so they can bring back the knowledge and expertise to help build Indonesia,” tulisnya. Artinya, Inggris siap membantu pembangunan Indonesia di tahun-tahun mendatang, siap untuk meminjamkan keahlian dan teknologi, dan bahkan siap untuk menyambut lebih lagi mahasiswaIndonesia untuk belajar di Inggris, bekerja di sana untuk mendapatkan pengetahuan ahli, sehingga mereka dapat membawa kembali pengetahuan dan keahlian untuk membantu membangun Indonesia. foto by istagram dian sastro_pr Perdana Menteri David Cameron datang bersama 31 pebisnis terkemuka. Di antaranya dari Airbus, Lyoyd's of London, Roll-Royce, Surrey Satellite Technology, dan perusahaan asuransi terbesar Aviva. Cameron datang ke Indonesia membawa misi dagang. Menurutnya, potensi pasar Indonesia sangatlah besar. Inggris menawarkan proyek-proyek yang dapat menyerap tenaga kerja seperti geotermal dan pengelolaan limbah. Kedua proyek ini dijanjikan dana masing-masing 66 juta poundsterling dan 400 juta poundsterling. (Popi Rahim)