Kapolri Minta Penembak Insiden Tolikara Diperiksa

Jakarta, Obsessionnews - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Badrodin Haiti menyatakan bakal menegakkan hukum dalam penyelesaian insiden Tolikara, Papua. Termasuk melakukan investigasi terhadap penembakan warga saat kegaduhan terjadi. "Saya juga minta dilakukan pemeriksaan terhadap penembak. Apakah penembakkan tersebut dilakukan sesuai prosedur atau tidak. Kalau sudah sesuai itu merupakan bagian dari tugas pokoknya,” ujar Badrodin di Jakarta, Kamis (23/7/2015). Hingga saat ini, kata Badrodin, tim penyidik polisi sudah melakukkan pemeriksaan terhadap lima puluh saksi dan segera menetapkan tersangka keributan tersebut. "Mudah-mudahan hari ini sudah ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Tapi saya tidak mengatakan jika belum dilakukan penangkapan," pungkasnya. Sementara itu, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso (Buwas) menegaskan, keempat orang yang diperiksa hari ini masih berstatus saksi dan belum ditetapkan sebagai tersangka. "Kemarin 32 orang saksi kami periksa, lalu meningkat jadi 37 kan. Semua belum ada yang kami tetapkan sebagai tersangka. Semuanya berkaitan dengan mereka-mereka yang diduga terlibat dalam kegiatan itu," ujar Buwas. (Purnomo)





























