Jokowi Carikan Solusi Bagi Partai Berkonflik Agar Ikut Pilkada

Jokowi Carikan Solusi Bagi Partai Berkonflik Agar Ikut Pilkada
Jakarta, Obsessionnews - Pilkada serentak akan segera bergulir pada 9 Desember 2015 mendatang. Presiden Jokowi berharap semua partai politik bisa mengikuti pesta demokrasi itu, kalau ada masalah, KPU dan pemerintah harus sigap membantu mereka menemukan solusinya. Karena itu, presiden meminta Menkopolhukam, Menhukham, dan Mendagri serta KPU agar fokus ke Partai Golkar dan PPP untuk membantu kedua partai ini menemukan solusi terbaik agar kader-kader mereka bisa mengikuti pilkada serentak. "Presiden menekankan pentingnya mendeteksi potensi gangguan sekecil apa pun dan segera menyelesaikannya. Isu kecil tidak boleh dibiarkan berkembang menjadi besar," ujar presiden Jokowi melalui Tim Komunikasi Presiden, Teten Masduki, Jakarta, Kamis (23/7/2015). Menurut Teten, pernyataan itu disampaikan presiden dalam Rapat Kabinet Terbatas tentang Pilkada Serentak, di kantor presiden siang tadi. Dalam kesempatan itu presiden juga meminta segala persiapan dari sisi pemerintah pusat, termasuk pendanaan, harus sudah tuntas sesegera mungkin. KPU Pusat sudah menetapkan waktu pendaftaran calon kepala daerah pada 26-28 Juli 2015, sementara sebanyak 269 pilkada yang terdiri dari 9 pemilihan gubernur dan wakil gubernur, 224 pemilihan bupati dan wakil bupati, serta 36 pemilihan walikota dan wakil walikota akan digelar serentak akhir tahun ini. Pilkada serentak ini diperkirakan akan menghabiskan dana sekitar Rp 7 triliun. Seluruh daerah sudah menyanggupi untuk membebankan biaya ini ke APBD. Hanya untuk biaya pengamanan, pemerintah pusat diminta untuk menggelontorkan dana tambahan. (Has)