Tak Diminati, Bandara Spanyol Hanya Laku Rp144,7 Juta

Tak Diminati, Bandara Spanyol Hanya Laku Rp144,7 Juta
Madrid - Sekelompok investor internasional memenangkan lelang atas bandara yang terbengkalai di Spanyol dengan tawaran Rp144,7 juta, 100.000 kali lebih rendah dari ongkos pembangunannya. Kelompok ini hanya satu-satunya yang menawar Bandara Ciudad Real, di Madrid selatan, yang selesai dibangun di tahun-tahun kejayaan ekonomi Spanyol Tetapi belum jelas apakah penjualan akan tetap dilanjutkan karena pembeli lain masih bisa masuk di luar proses lelang. [caption id="attachment_50657" align="alignnone" width="624"]Tak diminati, Bandara Spanyol hanya laku Rp144,7 juta Tak diminati, Bandara Spanyol hanya laku Rp144,7 juta[/caption] Pemimpin konsorsium pemenang lelang adalah Tzaneen International asal Cina yang mengatakan ingin membuat bandara ini sebagai pintu masuk perusahaan-perusahaan Cina ke Eropa. Harga Minimum Bandara Ciudad Real, yang berlokasi di 235km selatan Madrid, dulunya ingin dijadikan bandara alternatif selain Bandara Barajas. Kompleks yang dibangun dengan biaya lebih dari Rp14,5 triliun ini sempat dibuka pada 2008 tetapi bangkrut dan tutup pada 2012. [caption id="attachment_50660" align="alignnone" width="624"]Tak diminati, Bandara Spanyol hanya laku Rp144,7 juta Tak diminati, Bandara Spanyol hanya laku Rp144,7 juta[/caption] Masih ada kemungkinan bahwa pembeli lain bisa memenuhi harga minimum sekitar Rp361 milyar sebelum September. Ciudad Real memiliki kapasitas 2,5 juta penumpang tiap tahun. Ini adalah satu dari sejumlah 'bandara kosong' yang dibangun di era booming pembangunan konstruksi Spanyol yang gagal menarik pengunjung. Nasib yang sama terjadi pada Bandara Castellon di bagian timur. Bandara ini dibuka pada 2011, tetapi tidak mendapat satu penerbangan apa pun. (bbc.co.uk)