Pertahankan Sikap 'Tidak', Tsipras Makin Babak Belur

Jakarta, Obsessionnews - Pasca kerusuhan di Athena, ibukota Yunani, parlemen negeri dewa akhirnya menerima syarat kucuran dana talangan yang diajukan kreditur Eropa sebesar 96 miliar dollar Amerika Serikat. Paket tersebut antara lain berisi perbaikan sistem pajak pertambahan nilai (PPN) dan memperluas basis guna meningkatkan pendapatan, menaikkan pajak penjualan hingga 23%, mengerek pajak badan usaha dari 26% menjadi 2.888%, reformasi pensiun dengan mendongkrak standar usia jadi 64 tahun termasuk mencegah purna bakti dini, menjaga independensi badan statistik nasional, juga memangkas anggaran belanja negara. Uni Eropa mensyaratkan, sebelum bailout dicairkan, pemerintah Yunani harus mendapat restu parlemen guna menjalankan langkah-langkah yang disodorkan. Seperti dilansir The Guardian, dewan memberi isyarat setuju atas syarat tersebut dan meminta Perdana Menteri Alexis Tsipras untuk melaksanakan paket reformasi. Meski parlemen telah menyatakan kesetujuannya atas syarat Uni Eropa tadi, Tsipras masih keukeuh pada sikapnya. Menurut dia, hal tersebut bakal merugikan bahkan lebih memperburuk ekonomi Yunani dari saat ini. Sebanyak 229 anggota parlemen Eropa menyatakan 'ya' atas syarat tersebut. Sedangkan 64 lainnya menyatakan 'tidak' terhadap rencana bailout. Meski di dalam negerinya Tsipras mendapat dukungan hampir 40% anggota parlemen, sang Perdana Menteri tetap harus menghadapi pemberontakan serius di dalam kubunya sendiri. Sebab anggota kabinet pemerintahan yang dipimpinnya menyetujui syarat bailout dan beberapa lainnya menolak. Menteri Energi Panagiotis Lafazanis, Mantan Menteri Keuangan Yanis Varoufakis, dan Ketua parlemen Zoe Konstantopoulou, termasuk dalam kubu yang pro atas sikap Tsipras. (Mahbub Junaidi)





























