87% Pembantu Rumah Tangga Mudik Lebaran

Jakarta, Obsessionnews - Kisah keluarga di Jakarta yang akan segera menikmati suasana lengangnya ibukota adalah cerita yang tidak asing lagi. Hal itu antara lain disebabkan oleh mudiknya para asisten rumah tangga alias pembantu rumah tangga ke kampung halaman mereka masing-masing untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Prisma Public Relations mengadakan survei yang dilakukan oleh sister agency-nya, GroupW, yang menyoroti bagaimana para keluarga kelas menengah di ibukota menyikapi situasi tahunan ini. Survei ini dilakukan dengan metode wawancara tatap muka terhadap sekitar 200 rumah tangga kelas menengah di Jakarta, yang dilakukan pada Juli 2015. Dalam siaran pers yang diterima obsessionnews.com Kamis (16/7) diungkapkan beberapa temuan menarik dari survei : •Salah satu alasan ibukota terasa begitu kosong dikarenakan 32% dari para responden akan meninggalkan Jakarta untuk merayakan Lebaran. •Sebanyak 94% rumah tangga akan mengalami situasi tidak memiliki pembantu rumah tangga, karena akan mudik ke kampung halaman masing-masing. •Mayoritas asisten rumah tangga (87%) akan mudik selama tujuh hari (atau lebih), sedangkat seperempat (26%) dari mereka akan mudik selama 10 hari atau lebih. Selama masa mudik Lebaran ini, sebanyak 73% dari para ibu rumah tangga mengatakan, mereka akan mengerjakan sendiri pekerjaan rumah tangga mereka. 16% di antaranya mengatakan akan mempekerjakan tenaga bantuan sementara atau infal, dan 11% dari mereka akan meminta bantuan anggota keluarga yang lain untuk melakukan sebagian pekerjaan rumah tangga mereka. “Ini merupakan bukti yang luar biasa yang menunjukkan betapa besar pengorbanan yang dilakukan oleh para ibu bekerja, di mana hampir tiga perempat dari para ibu rumah tangga tersebut mengatakanakan memikul sendiri tugas rumah tangga yang selama ini dilakukan oleh asisten rumah tangga mereka,” kata Direktur Utama Prisma Public Relations Rulita Anggraini. Survei ini merupakan temuan awal dari penelitian yang lebih besar seputar topik ibu bekerja dan pilihan-pilihan yang mereka buat. “Prisma Public Relations berharap survei ini dapat menunjukkan keputusan-keputusan menarik seperti apa dan bagaimana yang dibuat oleh para ibu bekerja,” ujar Rulita. Para responden pria nampaknya lebih menyukai tugas rumah tangga yang memungkinkan mereka berada d iluar rumah,seperti berkebun, mencuci mobil, dan berbelanja kebutuhan sehari-hari. Sedangkan lebih dari separuh responden wanita ‘lebih memilih’ untuk membersihkan kamar tidur. (Arif RH)





























