Ke-7 Kalinya, Kemenperin Raih WTP Dari BPK

Ke-7 Kalinya, Kemenperin Raih WTP Dari BPK
Jakarta, Obsessionnews - Kementerian Perindustrian, kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan keuangan tahun 2014. Keberhasilan tersebut, atas komitmen kuat dari jajaran pimpinan didukung sumber daya manusia berkualitas, serta sistem manajemen keuangan yang semakin baik dan penjaminan mutu yang dilakukan pengawas internal juga dijalani terus. Menteri Perindustrian Saleh Husin, usai menerima piagam opini WTP dari anggota BPK Agus Joko Pramono di Jakarta, Kamis (9/7) mengatakan, dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, maka pengelolaan keuangan negara perlu diselenggarakan secara profesional, terbuka dan bertanggung jawab. Makanya, peningkatan akuntabilitas keuangan, pelayanan publik dan inisiatif anti korupsi melalui berbagai langkah kudu dilakukan secara berkesinambungan. Langkah yang sudah dilakukan guna mempertahankan predikat WTP antara lain dengan menerbitkan instruksi Menperin tentang rencana aksi, di antaranya membentuk tim guna menginventarisasi serta memproses hibah atas barang milik negara (BMN). Akhirnya, BMN tersebut diserahkan kepada masyarakat sesuai ketentuan. Lebih lanjut, Saleh mengatakan rencana aksi mempertahankan WTP merupakan panduan teknis operasional yang akan dilaksanakan. “Ini prestasi yang membanggakan tetapi sekaligus tantangan untuk mempertahankannya, karena target WTP merupakan KPI Menteri Perindustrian,” kata Saleh. Opini WTP dari BPK, merupakan pengakuan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan dengan memperhatikan kesesuaian penyajian ber-Standar Akuntasi Pemerintah (SAP). Kecukupan pengungkapan informasi keuangan yang diatur SAP, terkait kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan dan Efektivitas Sistem Pengendalian Internal.(Mahbub Junaidi)