BATAN Sodorkan Irradiator Gamma Untuk Indonesia Mandiri

BATAN Sodorkan Irradiator Gamma Untuk Indonesia Mandiri
Jakarta, Obsessionnews - Setelah teknik pengawetan dan sterilisasi dengan radiasi ditemukan, teknologi serupa menggunakan bahan kimia menjadi konvensional. Penggunaan pengawet dengan bahan kimia yang kini marak, dianggap berbahaya serta mengakibatkan gangguan kesehatan seperti asma, iritasi kulit, infeksi sistem pernafasan, kerusakan jantung, ginjal, leukemia, diabetis, dan lain-lain. Hari ini, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) merilis teknik baru berupa radiasi gamma yang dipancarkan dari unsur pemancar gamma dan dapat dimanfaatkan secara efektif untuk mengatasi permasalahan di bidang industri sterilisasi dan pengawetan. Dibandingkan teknologi konvensional, Kepala BATAN Djarot Sulistio Wisnubroto menjelaskan, penggunaan radiasi memiliki keunggulan tersendiri. Diantaranya, produk dapat diproses dalam keadaan terkemas dan siap dipasarkan, dapat digunakan untuk produk dalam jumlah besar, target pemusnahan mikroba pada tingkat tertentu atau menyeluruh dapat dilakukan pada seluruh bagian, serta tidak menimbulkan kerusakan karena teknologi iradiasi merupakan proses dingin dan tidak menimbulkan residu bahan kimia. Fasilitas iradiasi sendiri, menggunakan sumber radiasi gamma untuk tujuan sterilisasi dan pengawetan diberi nama Irradiator. “Ketika negara tetangga kita melangkah lebih maju, komoditas ekspor meningkat pesat, maka sudah saatnya kita mengevaluasi, adakah yang kurang di negeri ini? Malaysia, Thailand, Vietnam dan Tiongkok mempunyai beberapa atau banyak irradiator gamma untuk meningkatkan komoditas baik untuk domistik maupun ekspor," Kata Djarot kepada wartawan di Jakarta, Kamis (9/7). Asal tahu saja. Negara sebesar ini, hanya punya satu iradiator gamma komersial yang dioperasikan oleh PT. Relion Sterilizatioan Services. Sementara yang dioperasikan BATAN tak boleh masuk ke ranah komersil. Menurut Djarot, situasi memprihatinkan ini harus dicarikan solusinya. BATAN, berencana memberi jalan keluar dengan membangun iradiator gamma merah putih untuk Indonesia yang mandiri dan sejahtera.(Mahbub Junaidi)