Penyidik KPK Perlu Dilengkapi Senjata Api

Padang, Obsessionnews – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumatera Barat (Sumbar) Emma Yohanna memandang perlu penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibekali senjata api menyusul aksi teror yang dialami salah satu penyidik KPK, Komisaris Polisi (Kompol) Afif Julian Miftah pada Minggu, 5 Juli 2015, di kediaman pribadinya di Kota Bekasi. Menurut Emma Yohanna, penyidik KPK perlu dilengkapi senjata api untuk melindungi diri mereka, mengingat tugas mereka sangat berat. Minimal dengan pembekalan itu memberikan rasa aman begi mereka untuk melaksanakan tugas sebagai penyidik KPK. "Itu perlu. Mereka kan berhadapan dengan namanya tantangan yang sangat berat. Para koruptor yang dijadikan ada yang kurang senang mereka dijadikan sebagai tersangka dan mereka merasa tidak senang," kata Emma Yohanna kepada obsessionnews.com di sela-sela acara silaturrahmi dan buka puasa bersama dengan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar, kabupaten/kota dan tokoh-tokoh masyarakat se Sumbar di salah satu hotel di Kota Padang, Selasa (7/7). Ia mengingkan KPK bisa kuat, dan merasa tentram dan aman dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari, salah satunya dilengkapi dengan senjata api. "Korupsi di negeri ini tidak boleh dibiarkan menjadi-jadi dan salah satu caranya, pimpinan KPK berikut penyidik KPK harus konsen dan fokus menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka," ujar Emma. Tekanan yang dialami penyidik KPK tidak sekali terjadi dan sudah sering dan terakhir pada Minggu (5/7). Kejadian itu dialami salah satu penyidik KPK, Komisaris Polisi (Kompol) Afif Julian Miftah. Ia mendapat aksi teror di rumah pribdadinya di Kota Bekasi. (Musthafa Ritonga)





























