'Tidak' Dari Yunani Melorotkan Pasar Saham Asia

'Tidak' Dari Yunani Melorotkan Pasar Saham Asia
Jakarta, Obsessionnews - Menyusul penolakan Yunani terhadap bailout dari Uni Eropa, pasar saham di Asia mengalami penurunan. Sementara di Cina, naik hampir 8%. Para analis yakin, imbas dari krisis Yunani bakal terbatas. Setelah pemerintah Cina mengumumkan langkah menstabilkan pasar saham yang sempat mengalami penurunan, pasar Shanghai Composite naik 2,6% menjadi 3.783,0. Para pialang dan manajer investasi pun berjanji membeli saham dalam jumlah besar dengan dukungan negara. Sementara itu, Nikkei 225 di Jepang turun 1,3% menjadi 20.281,99 setelah keputusan Yunani menyatakan 'tidak' terhadap bailout Uni Eropa. Euro juga tersungkur pasca penolakan Yunani lantaran meningkatkan kemungkinan negeri dewa keluar dari zona euroa. Saat ini, di pasar Asia Euro dibanderol seharga USD 1,1055. Para investor beralih ke mata uang Yen yang dianggap aman setelah beberapa waktu menguat menghadapi dollar Amerika Serikat serta euro dengan marjin lebih renda dari yang diduga sebelumnya. Menghadapi yen Jepang, Euro turun 1,5% menjadi 133,700 yen. Namun sempat berhasil naik jadi 135,41 yen per Euro. Nilai ini, masih kecil dibanding pada Jumat pekan lalu yang sebesar 136,185 yen per euro. Pemerintah serta bank-bank di pusat Korea Selatan dan Jepang dijadwalkan menggelar pertemuan membahas dampak kata 'tidak' dari Yunani. Meski hubungan ekonomi dan finansial antara Yunani dan Jepang terbatas, pejabat pemerintah serta bank of Japan sudah mengadakan diskusi Senin (6/7) pagi guna memastikan respon baik kepada pasar. Di Korea Selatan sendiri, indeks kospi turun 0,8% menjadi 2.088,66. Sementara indeks S&P/ASX 200 Australia jatuh 1,3% jadi 5.468,30. Selain itu, Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,9% menjadi 25.828,71 poin. Shane Oliver, kepala strategi investasi dan ahli ekonomi di AMP Capital Investors mengatakan, meski keputusan Yunani membawa ketidakpastian mengenai zona mata uang euro, dampaknya terhadap pasar tidak akan berkepanjangan.(Mahbub Junaidi)