Piala Polda Jateng Berbuntut Rusuh

Piala Polda Jateng Berbuntut Rusuh
Semarang, Obsessionnews - Laga final Piala Polda Jateng antara PSIS dan Persis di stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu malam (4/7/2015), berbuntut ricuh. Di menit ke 24 babak pertama, kelompok suporter tamu merasa tidak terima tim kesayangan kecolongan gol dari tendangan Johan Yoga yang berhasil membobol gawang Persis. Mereka kemudian berteriak dan memaki-maki para pemain PSIS. Tak butuh waktu lama untuk merubah suasana menjadi mencekam. Sekitar pukul sepuluh malam, pemain dan awak media dihujani lemparan mercon, batu dan botol aqua oleh kelompok pendukung Persis dari tribun barat area VIP. Mereka berhamburan ke lapangan dan melompati pagar setinggi 2,5 meter. Kekacauan pun menjadi tidak terhindarkan. final rusuh3 Lemparan batu semakin intens manakala Panser dan Snex tak terima dan membalas Persis. Aksi baku hantam hampir saja terjadi jika aparat Polrestabes Semarang tidak segera mengamankan kedua kubu. Gas air mata sempat diluncurkan agar tindakan brutal massa dapat terkendali. Beberapa orang dari dua belah pihak terluka akibat terkena lemparan batu. Mereka yang terluka dievakuasi petugas di tempat aman. Satu sepeda motor Honda Supra H9818RS dibakar di luar stadion. Diduga kendaraan tersebut milik pendukung PSIS. Puluhan gerobak dagang milik warga juga terkena imbas hingga rusak berat. Bahkan saat pulang, sebuah bis yang membawa pendukung Persis tak luput dari aksi lempar batu. final rusuh4 Pukul 23:00 WIB, kericuhan penonton berangsur-angsur mulai meredam. Pihak Kepolisian bergerak mengawal para suporter Persis untuk keluar dari lapangan. Kedua kubu diarahkan dengan jalur keluar yang berbeda. Meski begitu, tidak mudah untuk mengevakuasi sekitar dua ribuan massa dari pihak Persis. Hingga pukul 00:47 WIB, ribuan pendukung Persis masih tertahan di Jalan Karang Rejo, Jatingaleh. Kepolisian kemudian membuka jalan Tol untuk dilewati para pendukung asal Solo ini. Para suporter dicek terlebih dahulu sebelum memasuki jalan tol. Beberapa dari mereka diketahui membawa senjata tajam, batu, ketapel bahkan batangan besi. final rusuh5 Warga dan para Panser disekitar tol berusaha memprovokasi dengan melempar mercon ke arah mereka. Guna pengamanan, personil Polrestabes Semarang, Sat Brimob Polda Jateng dibantu personil Batalyon Arhanudse-15 Semarang membubarkan kumpulan suporter PSIS di persimpangan Jatingaleh, jalur masuk tol, dan sisi selatan dan utara Jalan Teuku Umar. Kondisi mulai tenang saat seluruh pendukung Persis angkat kaki dari wilayah itu. Laga sendiri terpaksa harus dihentikan karena kericuhan yang tidak bermutu ini. Padahal, pertandingan PSIS vs Persis merupakan final dari piala Polda Jateng cup. (Yusuf IH)