Trisula Maut Argentina Siap Lumat Cile

Santiago - Trisula maut Argentina: Lionel Messi, Sergio Aquero, dan Di Maria siap melumat tuan rumah Cile dalam final Copa America 2015 di Estadio Nacional Julio Martínez Prádanos, Santiago, pada Sabtu (4/7) waktu setempat, atau Minggu (5/7) dini hari, pukul 03.00 WIB. Pertandingan ini akan ditayangkan secara langsung oleh Kompas TV. (Baca: Argentina Tantang Chile di Final Copa America 2015) [caption id="attachment_47408" align="alignnone" width="640"]
Timnas Cile[/caption] Di sisi lain Cile akan bermain habis-habisan untuk mengalahkan Tim Tango. Cile tak mau kehilangan muka di depan pendukungnya sendiri. (Baca: Chile dan Argentina Bakal Saling ‘Bunuh’) Menurut catatan peringkat yang dikeluarkan badan sepak bola dunia (FIFA), Cile kini menempati peringkat ke-19, sementara Argentina membesut peringkat ketiga dunia. Dalam 12 kali pertemuan kedua negara, Argentina meraih delapan kali kemenangan, sementara cile baru sekali menang, sisanya tiga kali imbang. Di bawah panji rivalitas, kedua negara sama-sama bertekad mengukir kejayaan di Estadio Nacional. Argentina di bawah asuhan pelatih Gerardo Martino baru saja melibas Paraguay 6-1 di partai semi-final. Ini modal tak berhingga untuk menaikkan moral bertanding Messi dan kawan-kawan menghadapi tim tuan rumah. La Albiceleste, sebutan bagi Argentina, sudah siap bertarung meladeni Cile sebagai tim kuda hitam di Copa America 2015. Tidak bisa tidak, Martino mengandalkan ketajaman naluri mencetak gol dari Messi. Di sini, tantangan bagi Cile di bawah asuhan pelatih Jorge Sampaoli yang berpaspor Argentina, untuk menampilkan permainan eksplosif dan mengedepankan skema permaina terbuka bukan justru melapis pertahanan rapat-rapat ketika merespons gempuran para predator gol Argentina. Cile bertumpu kepada pemain yang kini membela Arsenal, Alexis Sanchez. Menghadapi Argentina, jelas-jelas bahwa peran pemain ini perlu lebih oportunis untuk memanfaatkan setiap peluang mencetak gol. Jika saja Cile mampu mengalahkan Argentina, maka dewi Fortuna sedang berpihak kepada tim tuan rumah. Kemenangan bagi Cile merupakan bonus bagi negara penyelenggara Copa America 2015. Argentina jelas-jelas bakal menghadapi teror penonton tuan rumah. Gemuruh Estadio Nacional jelas-jelas mengintimidasi moral bertanding Messi dan kawan-kawan. Baik Cile maupun Argtentina sama-sama berpeluang meloloskan salah satu pemain untuk meraih penghargaan Sepatu Emas Copa America. Kedua tim punya pemain yang telah mencatatkan rekening golnya selama penyelenggaraan laga ini. Mereka adalah Eduardo Vargas (4), Arturo Vidal (3) dan Sergio Aguero (3). Komentar dua pelatih:* Jorge Sampaoli (Cile): "Kami akan menerapkan skema bermain yang sama selama mengikuti Copa. Juatru berbekal skema inilah, kami mampu melaju sampai final. Dengan begitu kami akan melawan mereka dengan skema permainan yang sama." "Bukan saatnya lagi bicara mengenai cara membangun tim yang kokoh dan kuat. Ini saatnya kami bertanding dan bertarung. Segala sesuatunya telah kami siapkan dengan seksama. Aroma rivalitas telah membuncah. Dengan begitu justru kami bersemangat." "Ini peristiwa olah raga yang mengharuskan saya berkaitan dan berhubungan dengan sekelompok pemain. Negeri ini telah menunjuk saya menjadi pelatih nasional mereka." "Tugas saya mendampingi dan melatih para pemain negeri ini. Saya berkewarganegaraan Argentina dan saya tidak memiliki kewarganegaraan Cile. Tetapi saya bertekad penuh membawa Cile menjadi juara. Ini tidak bisa ditawar-tawar lagi. Semua staf pelatih berkewarganegaraan Argentina, tetapi kami ingin Cile keluar sebagai juara." * Gerardo Martino (Argentina): "Kami menerima sambutan luar biasa selama berada di sini. Tetapi ini sepak bola. Kami harus bermain bola dan coba berusaha meraih kemenangan." "(Soal Cile bakal tampil keluar dan menyerang), skema ini bakal mereka terapkan juga ketika melawan kami. Mereka berusaha keras memanfaatkan setiap peluang menciptakan gol. Kalau mereka mengubah skema, maka mereka mengubah komposisi pemainnya. Cile akan tampil dengan pola yang sama." "Laga final ini mengaitkan aspek emosional. Mereka paham betul siapa lawan mereka. Dalam hal ini, penting bahwa kami membulatkan tekad dan semangat untuk meraih kemenangan." "Kami berusaha memanfaatkan setiap peluang yang ada. Ini artinya kami harus meraih kemenangan. Kami sangat senang akan apa yang selama ini kami telah lakukan, terlebih kami mampu sampai ke final." Prakiraan susunan pemain:* Cile (3-4-1-2): Bravo (penjaga gawang), Mena, Silva, Medel, Beausejour, Vidal, Aranquiz, Isla, Valdivia, Vargas, Alexis Pemain cadangan: Garces, Herrera, Rojas, Albornoz, Diaz, Pizarro, Gutierrez, Fuenzalida, Pinilla, Fernandez, Henriquez Absen: Jara (skorsing) * Argentina (4-3-3): Romero (penjaga gawang), Zabaleta, Garray, Otamendi, Rojo, Biglia, Mascherano, Pastore, Messi, Aguero, Di Maria Pemain cadangan: Guzman, Marchesin, Roncaglia, Gago, Tevez, Banega, Lavezzi, Pereyra, Casco, Demichelis, Lamela, Higuain. (ant/arh)
Timnas Cile[/caption] Di sisi lain Cile akan bermain habis-habisan untuk mengalahkan Tim Tango. Cile tak mau kehilangan muka di depan pendukungnya sendiri. (Baca: Chile dan Argentina Bakal Saling ‘Bunuh’) Menurut catatan peringkat yang dikeluarkan badan sepak bola dunia (FIFA), Cile kini menempati peringkat ke-19, sementara Argentina membesut peringkat ketiga dunia. Dalam 12 kali pertemuan kedua negara, Argentina meraih delapan kali kemenangan, sementara cile baru sekali menang, sisanya tiga kali imbang. Di bawah panji rivalitas, kedua negara sama-sama bertekad mengukir kejayaan di Estadio Nacional. Argentina di bawah asuhan pelatih Gerardo Martino baru saja melibas Paraguay 6-1 di partai semi-final. Ini modal tak berhingga untuk menaikkan moral bertanding Messi dan kawan-kawan menghadapi tim tuan rumah. La Albiceleste, sebutan bagi Argentina, sudah siap bertarung meladeni Cile sebagai tim kuda hitam di Copa America 2015. Tidak bisa tidak, Martino mengandalkan ketajaman naluri mencetak gol dari Messi. Di sini, tantangan bagi Cile di bawah asuhan pelatih Jorge Sampaoli yang berpaspor Argentina, untuk menampilkan permainan eksplosif dan mengedepankan skema permaina terbuka bukan justru melapis pertahanan rapat-rapat ketika merespons gempuran para predator gol Argentina. Cile bertumpu kepada pemain yang kini membela Arsenal, Alexis Sanchez. Menghadapi Argentina, jelas-jelas bahwa peran pemain ini perlu lebih oportunis untuk memanfaatkan setiap peluang mencetak gol. Jika saja Cile mampu mengalahkan Argentina, maka dewi Fortuna sedang berpihak kepada tim tuan rumah. Kemenangan bagi Cile merupakan bonus bagi negara penyelenggara Copa America 2015. Argentina jelas-jelas bakal menghadapi teror penonton tuan rumah. Gemuruh Estadio Nacional jelas-jelas mengintimidasi moral bertanding Messi dan kawan-kawan. Baik Cile maupun Argtentina sama-sama berpeluang meloloskan salah satu pemain untuk meraih penghargaan Sepatu Emas Copa America. Kedua tim punya pemain yang telah mencatatkan rekening golnya selama penyelenggaraan laga ini. Mereka adalah Eduardo Vargas (4), Arturo Vidal (3) dan Sergio Aguero (3). Komentar dua pelatih:* Jorge Sampaoli (Cile): "Kami akan menerapkan skema bermain yang sama selama mengikuti Copa. Juatru berbekal skema inilah, kami mampu melaju sampai final. Dengan begitu kami akan melawan mereka dengan skema permainan yang sama." "Bukan saatnya lagi bicara mengenai cara membangun tim yang kokoh dan kuat. Ini saatnya kami bertanding dan bertarung. Segala sesuatunya telah kami siapkan dengan seksama. Aroma rivalitas telah membuncah. Dengan begitu justru kami bersemangat." "Ini peristiwa olah raga yang mengharuskan saya berkaitan dan berhubungan dengan sekelompok pemain. Negeri ini telah menunjuk saya menjadi pelatih nasional mereka." "Tugas saya mendampingi dan melatih para pemain negeri ini. Saya berkewarganegaraan Argentina dan saya tidak memiliki kewarganegaraan Cile. Tetapi saya bertekad penuh membawa Cile menjadi juara. Ini tidak bisa ditawar-tawar lagi. Semua staf pelatih berkewarganegaraan Argentina, tetapi kami ingin Cile keluar sebagai juara." * Gerardo Martino (Argentina): "Kami menerima sambutan luar biasa selama berada di sini. Tetapi ini sepak bola. Kami harus bermain bola dan coba berusaha meraih kemenangan." "(Soal Cile bakal tampil keluar dan menyerang), skema ini bakal mereka terapkan juga ketika melawan kami. Mereka berusaha keras memanfaatkan setiap peluang menciptakan gol. Kalau mereka mengubah skema, maka mereka mengubah komposisi pemainnya. Cile akan tampil dengan pola yang sama." "Laga final ini mengaitkan aspek emosional. Mereka paham betul siapa lawan mereka. Dalam hal ini, penting bahwa kami membulatkan tekad dan semangat untuk meraih kemenangan." "Kami berusaha memanfaatkan setiap peluang yang ada. Ini artinya kami harus meraih kemenangan. Kami sangat senang akan apa yang selama ini kami telah lakukan, terlebih kami mampu sampai ke final." Prakiraan susunan pemain:* Cile (3-4-1-2): Bravo (penjaga gawang), Mena, Silva, Medel, Beausejour, Vidal, Aranquiz, Isla, Valdivia, Vargas, Alexis Pemain cadangan: Garces, Herrera, Rojas, Albornoz, Diaz, Pizarro, Gutierrez, Fuenzalida, Pinilla, Fernandez, Henriquez Absen: Jara (skorsing) * Argentina (4-3-3): Romero (penjaga gawang), Zabaleta, Garray, Otamendi, Rojo, Biglia, Mascherano, Pastore, Messi, Aguero, Di Maria Pemain cadangan: Guzman, Marchesin, Roncaglia, Gago, Tevez, Banega, Lavezzi, Pereyra, Casco, Demichelis, Lamela, Higuain. (ant/arh)




























